Rumah William Wijaya korban tewas akibat tawuran di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Korban Tawuran Suporter Persitara, William Berubah Sejak SMP

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 05:05:05 WIB

Kriminologi.id - Perilaku William Wijaya  (16) korban tewas dalam tawuran antara warga dan suporter klub sepak bola Persitara Jakarta Utara atau NJ Mania, berubah sejak duduk bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hubungan William dengan lingkungan sekitar renggang semenjak bergaul dengan teman-teman di luar lingkungan itu.

Perubahan perilaku William terungkap dari Bob (19), salah satu tetangga William yang merupakan teman kecil korban di Jalan Malaka, Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara.

"Dulu pas dia di SD Strada, dia sering main sama saya dan adik saya. Cuman pas pindah SMP yang di daerah Koja sana, kita jadi jarang main lagi," kata Bob saat ditemui Kriminolog.id di sekitar rumah korban, Senin, 6 Agustus 2018.

Sejak saat itu, menurut Bob, keakraban antara William dan anak-anak di lingkungan rumahnya menjadi renggang. William memilih bergaul dengan teman-teman di luar komplek rumahnya. 

Selain itu menurut Bob, setiap pulang sekolah pun William lebih sering pulang ke rumah neneknya yang berada di Semper, Jakarta Utara. Tegur sapa antara William dan teman-teman lingkungan rumahnya pun semakin jarang terjadi.

"Kalau kita nongkrong di pos depan sini, dia pulangnya muter hindarin kita. Mungkin dia ga enak kali nyapa. Tapi kalau ketemu papasan pribadi dia negor," ujar Bob.

Tidak hanya itu, semenjak jarang bergaul dengan teman dirumahnya, William kerap pulang sekolah pukul 02.00 WIB.

"Kadang mamanya juga nyariin kan di warnet-warnet sini atau warung-warung sini. Pas SMA ini dia sering pulang malam," tuturnya.

Masih menurut Bob, Wiliam memang dikenal sebagai penggemar Club Bola Persitara, Jakarta Utara. Ia pun mengetahui jika William tergabung dalam anggota suporter NJ sebagai pendukung Persitara Jakarta Utara.

"Emang sering juga dia nonton nonton Persitara," pungkasnya.

Namun untuk pergaulan di lingkungan rumah sendiri, lanjut Bob, William dikenal sebagai orang yang ramah dan tidak pernah berbuat onar di lingkungan rumahnya.

"Dia si orangnya ramah ya, suka negor. Memang orangnya tidak punya masalah di sini," lanjut Bob.

Sebelumnya diberitakan, pendukung klub sepakbola Persitara Jakarta Utara, yakni North Jak (NJ) Mania terlibat bentrokan dengan para pedagang di Jalan Raya Bogor, Kramatjati, Jakarta Timur, Sabtu sore, 4 Agustus 2018. 

Kejadian ini berawal ketika NJ Mania dengan menggunakan bus, menjarah dagangan para pedagang di sepanjang Jalan Raya Bogor, Kramatjati, Jakarta Timur. Warga yang geram melihat ulah kelompok itu kemudian melakukan penyerangan. 

Atas kejadian itu, seorang remaja tewas di depan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jakarta, Kramatjati. Aparat Polres Metro Jakarta Timur sudah menangkap dua tersangka yang terlibat dalam kasus tawuran tersebut.

Penangkapan terhadap keduanya dilakukan usai membubarkan aksi adu kekuatan antarkedua kelompok yang menggunakan senjata tajam. AS

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500