Ilustrasi geng motor saat hendak menyerang korbannya. Ilustrastor: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Ngaku Unjuk Gigi, Gabungan 3 Geng Motor Jakbar Aniaya Pengguna Jalan

Estimasi Baca:
Jumat, 7 Sep 2018 14:10:35 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak 14 anggota geng motor berusia remaja yang menamakan diri Geng Slow, Taniwan dan Akeo diamankan jajaran Polsek Cengkareng lantaran kerap menganiaya pengguna jalan. Mereka mengaku sengaja mencari dan menganiaya korbannya untuk unjuk gigi sebagai eksistensi diri. 

Belasan anggota geng motor dari tiga kelompok geng tersebut diduga melakukan sengaja berkonvoi dan membawa senjata tajam untuk penganiayaan terhadap beberapa korbannya di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

“Kami amankan 14 orang dari 3 tempat kejadian perkara. Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kapolsek Cengkareng, Kompol H Khoiri, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat, 7 September 2018. 

Adapun keempat belas orang yang diamankan tersebut antara lain berinisial AR (18), AG (20), FR (18) dan AB (19). Keempat orang tersebut diduga menganiaya seorang korban di depan Hotel Aston Mutiara Taman Palem, Kamis, 30 Agustus 2018.

Kemudian pelaku lainnya yakni RA (20), BS (15), NS (17), GF (16), E (16) AS (16), MF (13), A (22), dan R (17). Kesembilan orang tersebut diduga melakukan pengeroyokan terhadap korbannya berjumlah 2 orang di Jalan Jembatan Genit, Sabtu, 1 September 2018.

Terakhir pelaku lain yang diamankan berinisial FA (15) karena melakukan penganiayaan terhadap seorang korban di Jalan Peternakan III, Sabtu, 1 September 2018. Khoiri mengungkapkan, belasan anggota geng motor tersebut ditangkap rumahnya masing-masing tanpa perlawanan.

"Para tersangka kami amankan kemarin subuh, kebanyakan tinggal di daerah Kapuk," ujarnya.

Menurut Khoiri, para pelaku yang tergabung dalam 3 geng motor tersebut sering konvoi untuk melakukan penganiayaan terhadap korbannya. Mereka menjalankan aksi kekerasan tersebut atas dasar ingin unjuk gigi.

“Seringkali kekerasan dilakukan setiap malam Minggu pada pukul 23.00 WIB hingga Minggu dini hari pukul 03.00 WIB. Para pelaku yang melihat korban langsung menyerangnya dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit atau samurai,” kata Khoiri.

Sementara 3 korban penganiayaan oleh ketiga geng motor tersebut mengalami luka parah. Ketiga korban hingga kini masih berada di rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500