Ilustrasi pemerkosaan. Ilustrasi: Ist/Kriminologi.id

Otak Pemerkosaan Siswi di Jambi Sosok Pelajar SMA dari Jakarta Selatan

Estimasi Baca:
Senin, 20 Ags 2018 18:05:30 WIB

Kriminologi.id - Otak pelaku pemerkosaan yang menimpa CH, seorang siswi di Jambi, merupakan mantan pacarnya sendiri berinisial HI. Pelaku HI yang masih anak di bawah umur tersebut diketahui merupakan seorang pelajar sekolah menengah atas atau SMA yang berasal dari Jakarta Selatan.

“Iya betul. Mantan pacar korban yang merupakan pelaku pemerkosaan berasal dari Jakarta Selatan,” kata kata Kepala Humas Polresta Jambi, Brigadir Alamsyah Amir, kepada Kriminologi.id di Jakarta, pada Senin, 20 Agustus 2018.

Alamsyah mengungkapkan, mantan pacar korban yang juga pelaku berinisial HI merupakan seorang pelajar. Ia diketahui masih duduk di bangku sekolah menengah atas SMA kelas 2. Kepada polisi, HI mengaku memperkosa mantannya CH karena nafsu. 

Saat ditanya lebih lanjut mengenai nama jelas dan keberadaan sekolah pelaku HI, Alamsyah belum bisa menjelaskannya secara rinci. Dirinya mengatakan, bakal mendalami terlebih dahulu pemeriksaan terhadap pelaku HI hingga bisa dipastikan alasan HI berada di Jambi menemui CH. 

Namun demikian, Alamsyah mengatakan, pihaknya memastikan kasus pemerkosaan bergiliran yang menimpa CH bakal terus diproses hukum. Para pelaku yang terlibat dalam tindak kejahatan tersebut tak akan dibiarkannya lolos begitu saja. 

Sebelumnya CH diperkosa mantan pacarnya sendiri beserta teman-temannya berjumlah 12 orang secara bergiliran. Korban CH menuruti nafsu bejat ke-12 orang tersebut lantaran diancam video seks yang menampilkan dirinya bakal disebar.

“Pemerkosaan terhadap CH dilakukan sejak bulan April 2018. Namun, kami baru bisa menangkap 10 orang tersangka pada Selasa, 7 Agustus 2018,” kata Alamsyah.

Alamsyah mengungkapkan, kesepuluh tersangka yang ditangkap antara lain remaja berinisial HI selaku mantan pacar korban. Lalu BK, AR, RD, dan ME. Kelima pelaku masih pelajar kelas 2 SMA. Sedangkan lima pelaku lainnya sudah alumni atau lulus. Mereka antara lain berinisial IS, BO, BW, FK, dan EK. 

Alamsyah menjelaskan, peristiwa pemerkosaan yang menimpa korban perempuan berusia 15 tahun tersebut bermula ketika pada April 2018, mantan pacar korban berinisial HI mengajak CH untuk bertemu. Setelah disepakati, HI menjemput CH di sebuah lorong depan rumah korban. 

Korban CH kemudian diajak pelaku HI ke rumah rekannya berinisial EK yang terletak di daerah Sungai Sayang, Kecamatan Kotabaru, Jambi. Di rumah EK, HI mengajak CH untuk masuk ke dalam kamar untuk berhubungan badan. 

Di saat berhubungan badan, tanpa diketahui korban CH, rekan pelaku yang sudah mempersiapkan diri dengan kamera ponsel merekam adegan mesum HI dengan CH. Dari video inilah yang kemudian dijadikan senjata para pelaku untuk memperkosa CH agar mau melayani berhubungan badan. Selang beberapa hari, di bulan yang sama, CH kembali diperkosa di rumah pelaku SA.

Dengan berbekal rekaman video mesum tersebut ternyata cukup ampuh menciutkan nyali CH. Pada bulan berikutnya atau Mei 2018, mantan pacar korban HI kembali mengajak korban berhubungan badan. Ajakan tersebut disertai ancaman akan menyebarkan video seks antara korban dengan HI.

Kemudian untuk ketiga kalinya pelaku mengajak korban ke rumah teman yang bernama AI yang berada di daerah Simpang Kawat Kecamatan Jelutung, Jambi. Di rumah AI, korban diperkosa di dalam kamar oleh pelaku HI, IS, BO dan BI. Kemudian tempat terakhir korban diperkosa adalah di sebuah Hotel Pundi Thehok pada pertengahan Mei 2018.  

“Mereka berhubungan badan dengan korban secara paksa sambil direkam video dengan menggunakan ponsel. Video tersebut lalu sampai kepada orang tua korban yang akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Jambi,” ujarnya. 

Reporter: Tito Dirhantoro
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500