Polres Metro Bekasi melakukan rilis kasus tawuran pelajar di Bantargebang yang tewaskan satu orang. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Pelajar SMK Karya Bahana Mandiri Kota Bekasi Tewas Dalam Tawuran

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 15:00:47 WIB

Kriminologi.id - Seorang pelajar SMK Karya Bahana Mandiri, Kota Bekasi bernama Indra Permana tewas setelah terlibat tawuran dengan pelajar SMK Pijar Alam.

Indra tewas dengan luka sabetan celurit yang mengenai kepala, dada, dan lengannya. Polisi menangkap 5 pelajar yang diduga terlibat dalam tawuran.   

Adapun tawuran pelajar itu terjadi di Jalan Raya Sumur Batu, RT 001/005, Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis, 16 Agustus 2018 pukul 16.30 WIB.

“Sebelum tawuran, para pelajar itu sudah janjian satu hari sebelumnya. Mereka janjian melalui pesan Whatsapp. Setelah itu ditentukanlah lokasinya. Satu orang tewas di tempat pada saat kejadian,” kata Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko, di Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa, 28 Agustus 2018.

Selain Indra Permana, kata Wijonarko, tawuran itu juga mengakibatkan dua pelajar lainnya mengalami luka-luka. Keduanya masing-masing berinisial AH dan MD yang hingga kini masih dirawat di RD Bakti Husada. 

Sementara itu, Kapolsek Bantargebang, Kompol Siswo, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan adanya seorang pelajar tewas dalam aksi tawuran tersebut.

Hasilnya, pada Minggu, 26 Agustus 2018 polisi menangkap para pelaku di beberapa lokasi berbeda. Mereka yang ditangkap adalah Adrian alias Andri (18), MS (15), DAR (15), RP (17) dan MAS (16).

“Setelah dilakukan penyelidikan kami dapatkan identitasnya, kami amankan pelaku di rumah masing-masing,” kata Siswo.

Menurut Siswo, tawuran terjadi karena antar kedua kelompok saling ejek di media sosial. Kedua kelompok kemudian janjian untuk melakukan tawuran di lokasi yang sudah ditentukan di Jalan Raya Sumur Batu.

"Saling ejek kemudian janjian untuk tawuran,"kata Siswo.

Akibat perbuatannya, lima pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan yang berujung meninggalnya seseorang dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500