ilustrasi pengeroyokan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pemuda Mabuk Diamuk Massa Saat Hendak Serang Tukang Parkir

Estimasi Baca:
Jumat, 20 Jul 2018 19:15:47 WIB

Kriminologi.id - Seorang pemuda bernama Aldi yang tengah mabuk diamuk massa di Jalan Hertasning Baru Makassar, Sulawesi Selatan. Pemuda berusia 17 tahun itu menjadi bulan-bulanan warga yang kesal karena ulahnya yang hendak menyerang Jamaludin, seorang tukang parkir.

Beruntung, nasib Aldi masih bisa selamat setelah Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan Kombes Polisi Adeni Muhan mengamankannya dari amukan massa. 

“Waktu kejadian, Pak Dansat Brimob Kombes Pol. Adeni Muhan melintas di Jalan Hertasning Baru dan melihat banyak orang berkerumun. Kemudian turun dari mobilnya dan melihat ada seorang pemuda diamuk massa,” kata Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol. Irwan Anwar di Makassar, pada Jumat, 20 Juli 2018.

Irwan menjelaskan, pengeroyokan oleh warga terhadap Aldi bermula saat pemuda tersebut melintas di Jalan Hertasning Baru sekitar pukul 13.20 WITA sambil mengendarai sepeda motor. Saat itu, dia menggeber kendaraannya keras-keras di depan tukang parkir Jamaluddin alias Jamal (30).

Pelaku yang saat itu terus menggber motornya kemudian ditegur oleh Jamaluddin agar tidak membunyikan kendaraannya dengan kencang. Alih-alih memelankan suara motornya, teguran itu tidak diterima dengan baik oleh pelaku yang kemudian pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang. Kemudian ia kembali lagi dan menyerang Jamaluddin.

“Dengan refleks, korban menghindar dan memeluk pelaku sambil menjatuhkan parangnya," kata Kombes Pol. Irwan Anwar.

Percobaan penyerangan itu lantas memancing amarah warga. Mereka ramai-ramai menyerang Aldi. Kombes Pol. Adeni Muhan yang saat itu melintas lalu mengamankan Aldi dan menenangkan warga. Kombes Adeni mencari tahu permasalahan tersebut sebelum membawanya ke Kantor Polsek Panakkukang Makassar.

“Beruntung karena saat itu Pak Dansat Brimob lewat, kemudian mengamankan pelaku dari amuk massa. Pelaku ini ternyata sedang mabuk dan berhalusinasi karena telah menghisap lem fox,” ucap Irwan Anwar.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500