Lokasi penganiayaan adik pesepak bola Timnas Wanggae. Foto: Erwin Maulana/Kriminologi.id

Penganiayaan Siswa SMK PGRI 23, Pelaku Jalani Peradilan Dewasa

Estimasi Baca:
Senin, 27 Ags 2018 13:30:02 WIB

Kriminologi.id - Pelaku penganiayaan terhadap RRK (17), adik mantan pemain tim nasional sepakbola Indonesia Immanuel Wanggai, akan menjalani peradilan dewasa. Pelaku TA meskipun masih bersekolah SMA namun dirinya sudah berusia 20 tahun.

"Meski masih SMA, usia TA sudah 20 tahun jadi masuk kategori dewasa," kata Kapolres Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Indra Jafar di Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018.

Menurut Indra, pelaku TA tidak naik kelas sebanyak dua kali sehingga masih duduk di kelas XII SMK PGRI 23 Jagakarsa Jakarta Selatan. Karenanya, jika TA berumur di bawah 17 tahun maka akan menjalani Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Polres Jakarta Selatan menetapkan tersangka dan menahan TA sejak pekan lalu usai menjalani pemeriksaan pihak penyidik. Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan masih menelusuri tersangka lainnya yang terlibat perundungan dan penganiayaan terhadap siswa SMK PGRI 23 Jagakarsa itu.

Diberitakan sebelumnya, siswa SMK PGRI 23 Jagakarsa berinisial RRK terbaring di rumah sakit setelah menjadi  korban penganiayaan oleh tiga kakak kelasnya. Orang tua RRK telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Peristiwa itu bermula saat korban diminta menemui ketiga pelaku di salah satu ruangan kelas. Korban diminta melakukan push up. Saat korban masih menyelesaikan push up, ketiga pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan menendang dan menginjak tubuh korban.

Kemudian orang tua membawa korban ke rumah sakit bahkan RRK harus menjalani perawatan di Kamar 316 Lantai III RS Permata Beji Depok. Dari keterangan siswa kelas I lainnya FSA juga pernah mengalami perundungan dari kakak kelasnya namun tidak sampai masuk rumah sakit.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500