Tawuran pelajar di Jalan Raya Puspiptek, Kademangan, Kecamatan Setu, tepatnya dekat kawasan pergudangan Taman Tekno 1, Tansel, Selasa, (31/7/2018). Foto: Krimiologi.id

Siswa Korban Tawuran di Tangerang Selatan Tewas Usai Dirawat 8 Hari

Estimasi Baca:
Rabu, 8 Ags 2018 14:30:17 WIB

Kriminologi.id - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sasmita Jaya Pamulang, AZ (17), tewas saat menjalani pemulihan di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat. AZ merupakan korban tawuran di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

"Korban tewas akibat luka yang cukup serius pada batang otak," kata Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho, kepada Kriminologi.id, 8 Agustus 2018.

Menurut Alex, remaja yang masih duduk bangku SMK tersebut tewas saat menjalani perawatan di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, pada Selasa, 7 Agustus 2018.

Sementara terkait tersangka penusukan tehadap AF yang hingga kini masih buron, Alex mengaku pihaknya telah mengantongi indentitasnya dan masih dalam pengejaran.

"Kita masih kejar ya, kita sudah identifikikasi pelaku," kata Alex.

Diberitakan sebelumnya, puluhan siswa SMK Sasmita Pamulang dan SMK Bhipuri Cilenggang Serpong terlibat tawuran di Jalan Boulevard Taman Tekno, Tangerang Selatan, Selasa, 31 Juli 2018.

Video tawuran itu beredar di media sosial manampilkan puluhan pelajar mengenakan seragam putih abu-abu. Seorang pelajar terlihat terkapar dengan kondisi mengenaskan di belakang angkutan kota. Sebilah golok terlihat masih menancap di pipinya.

Meskipun terluka, pelajar tersebut berusaha bangkit dan memegang parang panjang. Tak berapa lama, beberapa rekannya berusaha menyelamatkan pelajar tersebut. Mereka memapahnya ke atas motor untuk dibawa ke rumah sakit.

Polisi mengklaim telah mengantongi identitas pelaku penusukan. Sebelum tawuran terjadi dua kelompok siswa dari SMK Sasmita Pamulang dan SMK Bhipuri Cilenggang Serpong terlibat adu mulut di media sosial Facebook.

"Gambarannya sudah ada ya. Saat ini masih dalam pengejaran," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan kepada Kriminologi.id melalui sambungan telpon di Jakarta, Kamis, 2 Agustus 2018. AS

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500