Ilustrasi tawuran pelajar, Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Siswa Pelaku Tawuran di Tangsel Mengaku Hanya Lempar Parang

Estimasi Baca:
Senin, 13 Ags 2018 18:15:20 WIB

Kriminologi.id - Ahmad Fauzan (18), seorang siswa Sekolah Menengah Kejuruan Sasmita Jaya 1 tewas lantaran tertusuk senjata tajam jenis parang pada bagian pipinya. Namun, belakangan terungkap bahwa luka itu diakibatkan senjata tajam yang tak sengaja dilemparkan tersangka.

Terungkapnya hal itu, setelah polisi memeriksa tersangka FF (17) yang telah menyerahkan diri usai bersembunyi selama lebih dari dua minggu lamanya di kawasan Tasikmalaya dan Lido, Sukabumi, Jawa Barat.

"Menurut keterangan tersangka, dia tidak menusuk korban dengan senjata yang digunakannya tapi senjata itu dilempar dan tepat mengenai korban," ucap Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Ferdy Irawan di Mapolres Tangerang Selatan, Senin, 13 Agustus 2018.

Tak hanya dari pengakuan tersangka, hal itu juga diketahui setelah polisi memeriksa sekitar 20 orang saksi yang empat di antaranya merupakan warga sekitar dan sisanya adalah para siswa yang terlibat tawuran dari kedua sekolah.

Dalam pemeriksaan itu, diketahui tersangka FF (17) melemparkan senjata tajamnya itu dari jarak satu meter saat Ahmad Fauzan mencoba melarikan diri. Parang yang dilemparnya itu tertancap di bagian pipi korban dan mengenai syaraf pada bagian batang leher. 

"Ketika kedua kelompok bertemu dengan jarak 1 meter, pelaku melempar parang yang tepat mengenai pipi yang menembus leher," kata Ferdy.

Bahkan, dari hasil pemeriksaan juga diketahui kedua sekolah yakni Bipuri dan Sasmita Jaya merupakan musuh bebuyutan.

"Siswa kedua sekolah ini menganggap kalau meraka ini musuh bebuyutan, makanya merka tawuran. Tapi kami sudah berkoordinasi dengan kedua pihak sekolah untuk memberikan (imbauan) kepada siswanya agar tidak terjadi hak serupa," kata Ferdy.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500