Rumah korban pengeroyokan di Belleza, Jakarta Selatan. Foto: Rizki Aditya/Kriminologi.id

Siswa SMA Jadi Korban Serangan Balik di Jalan Soepomo, Motor Dibuntuti

Estimasi Baca:
Senin, 3 Sep 2018 16:40:01 WIB

Kriminologi.id - Seorang siswa SMA kelas 2 berusia 16 tahun, Ari Haryanto tewas dikeroyok sekelompok orang di Jalan Soepomo, Kelurahan Grogol, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sebelumnya korban terlibat dalam tawuran dengan kelompok lainnya, yang kemudian dibuntuti saat jalan pulang. 

Menurut saksi mata, Samsul, sebelum diserang, Ari dan rekan-rekannya telah diikuti oleh para pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

Penyerangan bermula ketika korban bersama rekannya, Rohan Sanap, sedang mengendarai motor dari Bulungan Blok M ke arah flyover Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Dalam perjalanan, tiba-tiba dari arah belakang muncul diduga 10 orang yang mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam.

"Mereka sudah diikuti dari Gandaria City, dibuntuti atau dikejar saya kurang paham," ucap Samsul kepada Kriminologi.id di lokasi, Senin 3 September 2018.

Menurut Samsul pengeroyokan itu terjadi pada saat Ari dan rekannya, Rohan Sanap tertinggal dari rombongannya yang melintas dari arah Permata Hijau menuju kawasan Kebon Jeruk.

Bahkan, dalam pengeroyokan tersebut, rekan Ari, Rohan Sanap juga turut menjadi korban. Rohan disebutnya mengalami luka bacok di bagian tangannya.

"Korbannya hanya berdua tapi satu motor, temannya yang lain sudah ada di depan. Tapi memang temannya sempat kembali lagi untuk menolong," kata Samsul.

Keterangan yang berbeda dari saksi mata lainnya, Denny Prasasta. Pria yang bekerja sebagai sekuriti di pusat perbelanjaan Belleza itu mengatakan, Ari tewas setelah terjadi tawuran sekitar kawasan tempat kerjanya.

"Sempet ada tawuran, cuma saya nggak lihat. Kalau dari pengendara sepeda motor yang lewat katanya ada tawuran" ujar Denny kepada Kriminologi.id di lokasi, Senin, 3 September 2018.

Meski demikian, Denny mengaku sempat mendengar teriakan dari anak muda yang mengendarai sepeda motor di depan Belleza. Ia mengatakan tidak mengetahui persis apa yang terjadi.

"Ada belasan remaja menaiki tujuh motor melewati jalan depan Belleza, namun mereka tiba-tiba putar balik dan berteriak "woy temen gue itu," katanya.

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500