Ilustrasi penganiayaan (03/07/2018). ilustrasi: satumaluku.com

Siswa SMA Pasundan 3 Bandung Aniaya Teman Sekolahnya Usai Halalbihalal

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 14:15:00 WIB

Kriminologi.id - Pelaku penganiayaan siswa SMA Pasundan 3 Bandung, Jawa Barat berinisial TLK mengaku tak tahu jika aksi menganiaya teman satu sekolahnya itu tindak kriminal.

Aksi penganiayaan menggunakan pisau cutter itu dilakukan usai acara halalbihalal di hari pertama masuk sekolah. Meski demikian, kepada polisi TLK mengakui perbuatannya itu. 

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, TLK diamankan dua jam berselang dari insiden penganiayaan itu terjadi. Siswa yang masih duduk di bangku kelas 11 itu berseteru usai mengikuti acara halal bi halal di hari pertama masuk sekolah. 

"Pelaku TLK siswa kelas 11 SMA Pasundan 3 ini, mengakui perbuatannya dan kami amankan di kediamannya di jalan Pagarsih, Kota Bandung," ujar Kombes Pol Hendro Pandowo, Senin, 16 Juli 2018. 

Hendro menegaskan penangkapan siswa SMA pelaku penganiayaan rekannya itu dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris Maulana. 

"Pelaku yang masih dibawah umur akan didampingi oleh psikolog saat penyidikan," jelasnya.

Polisi kata Hendro masih belum menetapkan pasal terhadap pelaku penganiayaan tersebut. Pihaknya masih menuggu hasil visum dari korban dulu. 

"Kami masih menunggu hasil visum dari korban dulu. Sejauh ini masuk kategori penganiayaan ya masuk ke pasal 351," jelasnya 

Siswa SMA kelas 11 SMA Pasundan 3 yang melakukan penganiayaan kepada temannya, atas nama MR berhasil diamankan polisi.

Penganiayaan itu berawal dari senggolan di area parkir sekolah yang berujung adu mulut. Perselisihan keduanya pun berlanjut hinigga terjadi penganiayaan menggunakan pisau cutter ke kepala MR  hingga darah mengucur. 

MR dibawa ke RS Santosa dan mendapatkan perawatan dengan 10 jahitan di kepala. 

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500