Pixabay.com

Siswa SMA Pasundan 3 Sayat Teman Pakai Cutter Ternyata Mantan Santri 

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 16:55:21 WIB

Kriminologi.id - Siswa berinisial TLK, pelaku penyayatan terhadap Muhammad Rifky teman satu sekolahnya, ternyata mantan seorang santri. Hal tersebut diungkapkan pihak sekolah SMA Pasundan 3 Kota Bandung, Jawa Barat, setelah peristiwa penganiayaan yang terjadi di sekolah ramai diberitakan media.

“Dulu dia (TLK) pernah di pesantren. Kemudian pindah ke SMA Negeri. Setelah itu, baru dia masuk ke (SMA) kita,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Pasundan 3, Hendra Yulianto, di Bandung, Jawa Barat pada Senin, 16 Juli 2018.

Menurut Hendra, pelaku TLK memang memiliki riwayat kurang baik selama di lingkungan sekolah. Dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar atau KBM, pelaku dikenal sering melawan guru. Tak hanya itu, TLK juga tercatat sebagai siswa yang sering berpindah sekolah.

Meskipun demikian, soal prestasi akademik di sekolah, pelaku diketahui cukup pintar di antara teman-temannya yang lain. Kini, pelaku harus menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Bandung untuk menjalani proses hukum.

Sementara Kepala Sekolah SMA Pasundan 3, Solihin, menyatakan pihak sekolah hingga kini belum menjatuhkan sanksi kepada pelaku TLK. Pihak sekolah akan memusyawarahkannya terlebih dahulu dengan keluarga pelaku.

“Kami belum bisa memutuskan ya, karena kami akan bermusyawarah dulu dengan dewan sekolah perihal sanksi kepada TLK,” kata Solihin.

Solihin menambahkan, penganiayaan yang dilakukan TLK terhadap temannya ini di luar dugaan pihak sekolah. Pasalnya, pihak sekolah sudah mengajarkan kepada semua siswa soal pendidikan, termasuk budi pekerti. 

“Ini di luar dugaan pihak sekolah, karena kami juga selalu mengajarkan budi pekerti, termasuk shalat tepat waktu. Kami tanggung jawab karena kami mendidik dengan budi pekerti yang baik sesuai moto Yayasan Pasundan mengedepankan budi pekerti yang luhur,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, nasib tragis dialami Muhammad Rifky (16), siswa kelas 11 SMA Pasundan 3 di Jalan Kebonjati, Bandung, Jawa Barat. Ia menjadi korban penganiayaan temannya. Kepala Rifky disayat menggunakan pisau cutter tepat di hari pertama masuk sekolah.

Saat itu, dia yang tengah mengikuti acara halal bil halal di sekolahnya bersenggolan dengan pelaku di area parkir. Senggolan itu pun memicu adu mulut di antara keduanya. Tak cukup adu mulut, pertengkaran itu berlanjut dengan penganiayaan pelaku yang menyabetkan pisau cutter ke kepala Rifky hingga menyebabkan darah mengucur dari kepalanya. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500