Gambar penganiayaan. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Siswa SMA Pasundan 3 Sayat Temannya, Kepsek: Kami Ajari Budi Pekerti

Estimasi Baca:
Senin, 16 Jul 2018 15:35:02 WIB

Kriminologi.id - Pihak Sekolah SMA Pasundan 3 Kota Bandung, Jawa Barat, belum memutuskan sanksi yang akan dikenakan kepada TLK, pelaku penganiayaan terhadap Muhammad Rifky di tempat parkir sekolah tersebut pada Senin pagi, 16 Juli 2018.

Melalui Kepala Sekolah SMA Pasundan 3, Solihin, menyatakan sebelum menjatuhkan sanksi, pihak sekolah akan memusyawarahkannya terlebih dahulu dengan keluarga pelaku.

“Kami belum bisa memutuskan ya, karena kami akan bermusyawarah dulu dengan dewan sekolah, perihal sanksi kepada TLK,” kata Solihin pada Senin, 16 Juli 2018 di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat.

Solihin menambahkan, penganiayaan yang dilakukan TLK terhadap temannya ini di luar dugaan pihak sekolah. Pasalnya, pihak sekolah sudah mengajarkan kepada semua siswa soal pendidikan, termasuk budi pekerti yang baik. 

“Ini di luar dugaan pihak sekolah, karena kami juga selalu mengajarkan budi pekerti, termasuk shalat tepat waktu. Kami tanggung jawab karena kami mendidik dengan budi pekerti yang baik sesuai moto yayasan pasundan mengedepankan budi pekerti yang luhur,” ujarnya.

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Hendra Yulianto, menjelaskan pelaku TLK memang memiliki riwayat kurang baik di lingkungan sekolah. Pelaku kerap dikenal sering melawan guru. TLK juga tercatat siswa yang sering berpindah sekolah.

Namun demikian, soal prestasi akademik di sekolah, pelaku diketahui cukup pintar di antara rekan-rekannya yang lain. Saat ini, pelaku harus menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Bandung. 

Untuk menjalani proses hukum, pelaku akan diberikan pendampingan. Itu karena pelaku masih di bawah umur. Atas semua yang telah dilakukannnya, pelaku mengaku menyesali perbuatannya. TD

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500