Tak Puas Bacok Pelajar SMP, Geng Motor Jakarta Barat Juga Curi Motor 

Estimasi Baca :

Ilustrasi pembacokan. ilustrasi: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi pembacokan. ilustrasi: Kriminologi.id
Seorang pelajar SMP 64 Jakarta jadi korban pembacokan sekelompok geng motor hingga harus menerima 20 jahitan.

Kriminologi.id - Mido Mahadi Putra, seorang warga Jalan Budi Rahayu 3 RT 06 RW 09 Kelurahan Mangga Dua Selatan, Kecamatan Mangga Besar, Jakarta Pusat, menjadi korban pembacokan di dekat rumahnya. Pelaku pembacokan terhadap Mido diduga dilakukn oleh sekelompok orang yang tergabung dalam geng motor dari Jakarta Barat. 

Peristiwa pembacokan yang menimpa siswa kelas I Sekolah Menengah Pertama atau SMP Negeri 64 Jakarta itu terjadi pada Minggu dini hari, 6 Mei 2018 sekitar pukul 02.00 WIB. Saat ditemui Kriminologi di rumahnya, Mido tengah tertidur dan terkulai lemas di atas kasurnya. Terlihat perban putih menutupi luka sepanjang kira-kira 6 cm di bagian punggung bawah sebelah kanan.

"Itu dia ada 20 jahitan. Dia dibacok pakai klewang," kata Rudi, paman Mido kepada Kriminologi saat ditemui di lokasi, Senin, 7 Mei 2018. 

Rudi menuturkan, sekelompok orang tak dikenal yang membacok keponakannya itu merupakan sekelompok geng motor dari wilayah Jakarta Barat. Sebelum melakukan pembacokan, mereka sempat konvoi kira-kira sebanyak 30 orang. 

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan, kronologi kejadian berawal pada saat Mido dan kawan-kawannya sedang mengatur setelan gas motornya di Jalan Budi Rahayu 3. Tiba-tiba datanglah geng motor tersebut yang menyangka Mido dan kawan-kawannya menantang mereka dengan cara menggeber-geber motornya. 

"Kawan-kawan Mido lagi tes setel motor, nah geng motor anak Barat itu menyangka Mido dan temnnya nantang karena geber-geber motor," ujarnya. 

Selanjutnya, Mido dan kawan-kawannya yang saat itu diserang sempat berniat ingin menyerang balik. Namun, anggota mereka lebih banyak. Alhasil, Mido dan kawannya memilih melarikan diri. Saat itu, Mido bersama temannya bernama Rizal lari paling belakang. Nahas, saat berlari menghindari kejaran geng motor itu Mido terjatuh. Saat itulah Mido dibacok. Sementara pelaku langsung kabur. 

“Mido mengalami luka bacokan. Sementara Rizal juga luka, tapi tidak begitu parah. Mido langsung dibawa ke rumah sakit sama teman-temannya malam itu juga,” katanya.

Sementara Kasi Humas Polsek Sawah Besar Jakarta Pusat, Bripka M Herman, saat ditemui di Mapolsek Sawah Besar, mengatakan pihaknya hingga kini masih melakukan pengajaran terhadap kelompok penyerang yang diduga anggota geng motor itu.

“Sekarang masih lidik ya, juga pengejaran para pelaku. Mereka itu kan begitu setelah aksi geruduk-geruduk terus kabur,” tutur Herman.

Selain melukai Mido, para pelaku juga melarikan 2 unit sepeda motor yang diketahui milik teman Mido. 
Pencurian kendaraan bermotor itu dilakukan setelah para pelaku membacok Mido. TD

Baca Selengkapnya

Home Renata Remaja Tak Puas Bacok Pelajar SMP, Geng Motor Jakarta Barat Juga Curi Motor 

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu