Ilustrasi pencabulan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Warga Bekuk Buruh di Kamar Kos Saat Cabuli Pelajar

Estimasi Baca:
Jumat, 3 Ags 2018 09:50:04 WIB

Kriminologi.id - Seorang buruh berinisial Ms (21) diamankan warga yang curiga karena kerap mencabuli seorang pelajar berinisial Kn yang masih di bawah umur di kamar kosnya. Pelaku diketahui mencabuli korban sebanyak tiga kali.

“Saat ini tersangka Ms sudah diamankan, dengan tuduhan telah melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang masih berstatus pelajar,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Muhammad Husni di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat, 3 Agustus 2018. 

Husni mengungkapkan, tersangka kepada polisi mengaku telah mencabuli korban sebanyak tiga kali dalam rentang Juli 2018. Semuanya dilakukan di kamar kos tersangka yang terletak di Jalan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur, Kalimantan Barat.

"Tersangka Ms berserta barang bukti awalnya diamankan oleh warga sekitar pukul 22.00 WIB, itu setelah diketahui melakukan pencabulan yang ketiga kalinya terhadap korban di rumah kos tersangka," kata Husni.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita beberapa barang bukti milik korban berupa satu baju putih lengan panjang, rok warna abu-abu, satu celana dalam warna putih, bra warna putih dan satu lembar akta kelahiran atas nama korban.

"Tersangka untuk memuluskan aksinya dengan membawa korban ke dalam kamar kosnya. Di kamar kos itulah Ms dengan leluasa mencabuli pacarnya yaitu Kn yang masih di bawah umur tersebut," katanya.

Tersangka Ms kini telah diserahkan ke Polsek Pontianak Timur. Pihak keluarga korban yang tidak terima anaknya diperlakukan tak senonoh melaporkan kasus itu ke Mapolresta Pontianak.

Untuk proses lebih lanjut, tersangka Ms beserta barang bukti telah diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pontianak.

Akibat perbuatannya, tersangka Ms dapat dijerat dengan pasal 81 dan atau pasal 82 UU No. 35/2014 tentang Perubahan atas UU No. 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman delapan tahun kurungan penjara, kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak. AS

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500