Anggota Paspampres wanita sedang berlatih. Foto: Paspampres.mil.id

Beda Jokowi’s Angels, Qaddafi Amazonian Harus Perawan

Estimasi Baca:
Minggu, 29 Apr 2018 15:05:23 WIB

Kriminologi.id - Perempuan-perempuan cantik mengawal Presiden Joko Widodo di saat Apel TNI-Polri pada 25 April 2018, publik pun menyebut mereka dengan Jokowi’s Angels. Pasalnya perempuan-perempuan cantik ini bukan perempuan biasa, mereka adalah Pasukan Pengamanan Presiden atau yang biasa disebut Paspampres. Berbeda dengan Joko Widodo, Muammar Qaddafi, juga memiliki Qaddafi Amazonian yang mengharuskan anggotanya masih perawan.

Tugas Paspampres tak main-main, mereka bertanggung jawab atas keselamatan orang nomor 1 di negara ini. Oleh karena itu untuk menjadi anggota Paspampres juga tidak sembarangan, termasuk perempuan-perempuan cantik ini.

Anggota Paspampres merupakan orang-orang terpilih dari satuannya masing-masing yaitu baik dari anggota TNI maupun Polri. Setelah itu mereka juga akan mengikuti serangkaian tes mulai dari tes IQ, tes psikologi,  hingga tes fisik. Selain itu, setiap anggota Paspampres wajib menguasai kemampuan bela diri.

Perempuan-perempuan cantik yang terpilih untuk mengawal Jokowi pada hari itu sudah tentu telah lolos serangkaian tes tersebut. Sehingga kemampuan yang mereka miliki pun tidak kalah dengan Paspampres laki-laki.

Rupanya tren pasukan perempuan pengamanan presiden ini bukan baru-baru ini saja. Muammar Qaddafi, mantan pemimpin negara Libya juga lebih memilih menggunakan pasukan pengawal perempuan.

Pasukan pengawal Qaddafi sering disebut dengan Qaddafi Amazonian. Tidak berbeda jauh dengan Jokowi’s Angels, mereka juga menghadapi serangkaian tes untuk terpilih menjadi pengawal orang paling penting di Libya saat itu.

Ilustrasi Pasukan Pengawal Perempuan, Foto: Pixabay.com
Pasukan Pengawal Perempuan, Foto: Pixabay.com

Qaddafi Amazonian juga harus menyelesaikan pelatihan beberapa jenis bela diri seperti Jiu-Jitsu, Tang Soo Do, dan Judo. Selain itu, setiap anggota Qaddafi Amazonian juga harus menyelesaikan pelatihan menari khususnya jenis Lap Dancing.

Salah satu syarat paling nyeleneh bagi anggota Qaddafi Amazonian adalah mereka belum menikah dan harus perawan. Tidak ada yang tahu apa penyebabnya, namun rumor yang beredar menyatakan bahwa Qaddafi juga menggunakan mereka untuk memenuhi kebutuhan seksualnya.

Seperti yang dilansir oleh theguardian.com ada persyaratan fisik yang juga ditetapkan untuk menjadi Qaddafi Amazonian yaitu paras yang cantik, rambut panjang, dan tubuh yang tinggi.

Independent.co.uk melaporkan peningkatan tren penggunaan perempuan sebagai pengawal sebenarnya tidak lepas dari image perempuan yang lebih kalem dibandingkan laki-laki sehingga klien yang menggunakan pengawal tersebut merasa lebih nyaman. Selain itu, pengawal perempuan juga biasanya lebih mudah berbaur dengan lingkungan tanpa memunculkan kecurigaan.

KOMENTAR
500/500