Ilustrasi Pemerkosaan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Bejat, Nelayan Perkosa Istri Tetangga Saat Beli Lauk di Warung Makan

Estimasi Baca:
Minggu, 29 Apr 2018 20:30:47 WIB

Kriminologi.id - Seorang nelayan di Resor Seruyan, Kalimantan Tengah, tega memperkosa seorang perempuan berinisial MLT (18) yang merupakan tetangganya sendiri. Peristiwa itu terjadi saat korban tengah membeli makanan di rumahnya yang juga digunakan sebagai warung makan.

Perbuatan bejat JND terhadap tetangga sendiri dilakukan pada Sabtu, 28 April 2018 (28/4) malam di kediaman tersangka di Jalan AIS Nasution Kuala Pembuang.

Malam itu, korban sedang berbelanja makanan di warung yang juga merupakan rumah tersangka. Saat itu korban memilih beberapa makanan yang akan dibeli. Tiba-tiba pelaku yang sudah berumah tangga muncul dan berdiri di belakang korban.

Pelaku langsung menarik tangan korban dan membawanya ke dalam kamar. Korban pun sempat memberontak dan menolak dibawa masuk ke dalam kamar. Namun korban tidak bisa melepaskan genggaman tangan pelaku.

Karena korban terus memberontak, tersangka langsung melemparkan korban ke tempat tidur dan langsung dirindih oleh pelaku. Pelaku juga memaksa korban untuk melakukan hubungan suami istri.

"Pada saat itu, korban tidak berdaya untuk melakukan perlawanan karena di bawah tekanan dan rasa takut," kata Kasat Reskrim Polres Seruyan Iptu Wahyu Setyo Budiharjo di Kuala Pembuang, Minggu, 29 April 2018.

Setelah diperkosa, korban langsung bergegas pulang ke rumah mendatangi suaminya sambil menangis dan menyampaikan permohonan maaf kepada sang suami. Namun suami korban justru kebingungan karena tidak mengerti dengan perilaku istrinya yang sudah menjadi korban pemerkosaan.

Tidak berapa lama, datang tetangga lain yang kemudian menceritakan kepada suami korban bahwa istrinya telah menjadi korban pemerkosaan JND. Tidak terima akan hal tersebut suami korban langsung melaporkan kasus itu ke Polres Seruyan.

"Tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan setelah sebelumnya diamankan oleh pihak keluarga korban," kata Wahyu.

Selain menangkap pelaku, petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yakni beberapa pakaian yang dikenakan oleh tersangka dan korban pada saat kejadian serta sprei atau sarung kasur milik tersangka.

"Atas perbuatannya tersangka akan dikenakan Pasal 298 dan atau Pasal 285 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara," katanya.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500