Saripah, korban penembakan dan penusukan oleh pelaku begal di Pakojan, Kota Tangerang. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Benarkah Saripah yang Tewas Ditembak Begal Dalam Keadaan Hamil?

Estimasi Baca:
Kamis, 5 Jul 2018 20:00:57 WIB

Kriminologi.id - Saripah (34), seorang ibu rumah tangga tewas ditembak begal saat mempertahankan sepeda motornya. Kabar berhembus jika korban tewas dalam kedaan hamil.

Lalu benarkah Saripah tengah berbadan dua? Seorang kenalan Saripah bernama Mumun membantah kabar tersebut. Menurut Mumun, Saripah yang telah dikaruniai sepasang anak itu tidak dalam kondisi berbadan dua. Saat masih hidup, Mumun tak melihat ciri-ciri orang berbadan dua pada diri Saripah.

"Saya sudah tahu kalau banyak yang bilang kalau Saripah itu hamil, tapi kenyataannya tidak," ucap Mumun saat ditemui Kriminologi.id di kediamannya, Jalan Gajah Mada, RT 02 RW 01, Cipete, Pinang, Kota Tangerang, pada Kamis, 5 Juli 2018.

Terpisah seorang tetangga lainnya bernama Wati mengatakan hal yang sama. Wati menduga badan gempal Saripah membuat warga mengira wanita asal Tanjung Priok, Jakarta Utara itu dalam keadaan hamil.

"Tidak kok (tidak hamil). Mungkin karena badannya sedikit besar jadi kelihatan seperti orang hamil. Kalau seandainya memang hamil, pasti dia (Saripah) cerita sama kita karena dia itu orangnya terbuka sama kita," ucap Wati.

Saripah tewas diterjang timah panas di depan anaknya pada Rabu, 4 Juli 2018 malam. Persitiwa pembegalan disertai pembunuhan tersebut terjadi di depan toko pulsa tepatnya di Jalan Rasuna Said RT 04 RW 01, Kelurahan Pakojan, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Banten. 

Berdasarkan catatan kepolisian, pembegalan disertai pembunuhan ini bermula ketika Saripah bersama suami dan anaknya hendak membeli pulsa di dekat rumahnya dengan mengendarai sepeda motor. Saat tiba di toko pulsa, sang suami bernama Ade Miskin turun dari motor meninggalkan anak dan istrinya.

Di saat sedang menunggu suami, tiba-tiba dua orang tak dikenal yang merupakan kawanan begal datang dan langsung merampas sepeda motor milik keluarga itu. Saat Saripah mencoba mempertahankan sepeda motornya, seorang pelaku akhirnya menembaknya. Tubuh Saripah langsung tersungkur bersimbah darah. Sedangkan kedua pelaku berhasil melarikan diri. MG

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500