Ilustrasi Pernikahan Anak. Foto: Pixabay.com

Bertengkar dengan Kekasih, Pria Bule Kabur Bawa Anak Diburu Polisi 

Estimasi Baca:
Kamis, 19 Apr 2018 15:35:11 WIB
Pria Australia berinisial AH diburu polisi lantaran menganiaya kekasihnya, Agniezka Krzystofowicz. Selain itu pelaku juga membawa anak dari hasil hubungan di luar nikah.

Kriminologi.id - Warga negara Australia berinisial AH kini tengah diburu pihak kepolisian dari Polsek Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. AH diburu lantaran menganiaya kekasihnya, Agniezka Krzystofowicz, yang juga warga negara asing berkebangsaan Polandia di kediamannya di kawasan Nyuh Kuning, Ubud. 

“Pelaku saat ini masih di Bali sempat ada laporan terlihat di kawasan Canggu dan di Sanur. Anggota kami sudah mengejar pelaku,” kata Kapolsek Ubud, Komisaris Made Raka Sugita saat dihubungi di Denpasar, Bali, Kamis, 19 April 2018.

Selain itu, kata Raka, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak imigrasi untuk mencekal tersangka keluar dari Pulau Dewata. Dia berharap, pihaknya dalam waktu dekat dapat menangkap tersangka. 

Raka menjelaskan, aksi kejahatan yang dilakukan tersangka tak hanya menganiayaa Agniezka. Tetapi juga melarikan seorang anak yang baru berusia 1 tahun 3 bulan. Anak tersebut diketahui merupakan hasil dari hubungan antara pelaku dan korban di luar nikah.

Menurut keterangan korban, kata Raka, pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban pada Minggu,  15 April 2018 sekitar pukul 24.00 WITA di kediamannya yang berada di kawasan Nyuh Kuning, Ubud, Bali. Saat itu, pelaku yang mendatangi rumah korban langsung masuk ke ruang tamu.

“Selanjutnya, pelaku langsung mengambil anaknya, namun dihalangi oleh korban. Selanjutnya pelaku langsung memukul korban mengenai kepala bagian belakang dan dahi," ujarnya.

Selanjutnya pelaku langsung melarikan anaknya dengan membawa mobil Inova berwarna hitam. Polisi sampai saat ini masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku dan sudah berkoordinasi dengan aparat terkait untuk segera menangkap pelaku.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500