Cuitan Penumpang Kereta Gagalkan Upaya Pedagangan Wanita di Bawah Umur

Estimasi Baca :

Ilustrasi Perdagangan Orang. Ilustrasi: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Perdagangan Orang. Ilustrasi: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Sebanyaknya 26 wanita di bawah umur berhasil diselamatkan dari upaya perdagangan manusia di India. Hal itu terjadi setelah salah satu penumpang kereta api melaporkan dugaan perdaganan manusia tersebut via twitter.

Penumpang tersebut teridentifikasi bernama Adarsh ??Shrivastava. Ia saat itu tengah menumpang kereta api dari negara bagian Uttar Pradesh di India utara pada Kamis, 5 Juli 2018. Saat di atas kereta itulah ia menyaksikan pemandangan yang mengagetkan.

Di dalam kereta, ia melihat beberapa wanita di bawah umur dalam kondisi tertekan. Raut mukanya pucat. Bahkan, beberapa di antaranya menitikkan air mata.

Ia kemudian melaporkan apa yang dilihatnya itu ke pihak-pihak terkait via twitter.

"Saya bepergian dengan Avadh express. … Dalam gerbong yang saya tumpangi [ada] 25 gadis semuanya remaja, beberapa dari mereka menangis dan semua merasa tidak aman," tulis Shrivastava di Twitter, seperti dilansir theepochtimes.com, Senin, 9 Juli 2018.

Cuitan twitter terkait perdagangan anak di India. Foto: theepochtimes
Caption

Cuitan lainnya ia menuliskan, kemungkinan besar 26 wanita di bawah umur tersebut merupakan korban perdagangan manusia. Tak lupa ia juga memberitahukan posisinya saat itu yang berada di Hari Nagar. Sementara rute stasiun selanjutnya adalah Bagaha dan Gorakhpur.

"Mohon bantu mereka. Tolong bantu," tulis Shrivastava seraya memohon kepada pihak berwenang.

Cuitan twitter terkait perdagangan anak di India. Foto: theepochtimes
Caption

Tiga puluh menit kemudian, Kementerian Kereta Api India membalas cuitan Shrivastava, bersamaan dengan pasukan polisi kereta api. Di Stasiun berikutnya, petugas berpakaian preman langsung masuk ke dalam kereta.

Menurut Hindustan Times, 26 wanita di bawah umur itu berusia antara 10 dan 14 tahun.

"[Dua puluh enam] gadis ditemukan dengan dua pria, berusia 22 dan 55 tahun. Semuanya berasal dari Champaran Barat di Bihar," demikian pernyataan dari Polisi Kereta Api India (RPF). 

Cuitan twitter terkait perdagangan anak di India. Foto: theepochtimes
Caption

"Gadis-gadis itu diambil dari Narkatikyaganj ke Idgah. Ketika ditanya, para gadis tidak dapat menjawab dengan meyakinkan, sehingga mereka diserahkan kepada komite kesejahteraan anak," kata Polisi Kereta Api India lagi.

Berdasarkan data Kementerian Perempuan dan Perkembangan Anak India, sebanyak 9.104 anak-anak menjadi korban perdagangan manusia pada 2016. Angka tersebut meningkat 27 persen dari tahun sebelumnya

"Orang tua mereka telah diberitahu dan orang-orang telah ditahan," kata RPF.

Shrivastava sekarang sedang dipuji sebagai pahlawan online. Satu pengguna Twitter bahkan meminta Perdana Menteri Narendra Modi untuk memberinya penghargaan. Cuitan Shrivastava mendapat lebih dari 3.400 retweet. DM

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Cuitan Penumpang Kereta Gagalkan Upaya Pedagangan Wanita di Bawah Umur

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu