Ilustrasi: Penganiayaan pelaku terhadap korban Foto: Pixabay.com

Dipicu Uang Tabungan, Guru PAUD Dianiaya Orang Tua Murid

Estimasi Baca:
Selasa, 26 Jun 2018 04:05:45 WIB

Kriminologi.id - Edang Irianti (39), seorang guru pendidikan anak usia dini atau PAUD di Desa Negeri Agung Kabupaten Lampung Timur melaporkan wali muridnya berinisial SN ke polisi. Pelaporan tersebut dilakukan wanita berusia 39 tahun itu lantaran tindakan penganiayaan yang diterimanya. Diduga, penganiayaan tersebut dipicu persoalan tabungan sekolah milik anak SN.

Endang Irianti, mengaku telah melaporkan SN ke Polsek Gunung Pelindung pada Sabtu, 23 Juni 2018. Nomor laporannya LP/73-B/VI/2018/POLDA/RES LAMTIM/SEK LINDUNG. 

Dalam keterangannya di Lampung Timur, pada Senin, 25 Juni 2018, Endang Irianti, menjelaskan kejadian penganiayaan itu terjadi pada Sabtu, 23 Juni 2018 di rumahnya. Kala itu, SN datang ke rumahnya dengan maksud meminta uang tabungan anaknya.

Lantaran tidak dibukakan pintu, SN kalap dan marah serta mencaci-maki dengan kata-kata kasar sambil meminta agar segera memberikan uang tabungan anaknya. 

Mendengar caci maki SN, Endang merasa tidak terima dan akhirnya membukakan pintu untuk menjelaskan kepada SN, bahwa dia sedang sakit. Sementara suaminya sedang tidak berada di rumah. Tak hanya itu, Endang berjanji akan memberikan uang anaknya. Namun, dengan syarat SN membawa buku tabungan anaknya itu.

“Setelah saya bukakan pintu, saya malah dicaci-maki dengan kata-kata kasar dan saya ditampar, saya mencoba membalas malah saya dipukuli, ditendang dada saya sampai tiga kali,” ucap Endang.

Padahal, saat itu dia mengaku sedang hamil tiga bulan. Menurut Endang, tidak hanya menganiaya, SN pun sempat mengancam akan melaporkannya ke polisi.

"Karena tidak terima atas perlakuan itu, saya tetap laporkan ke Polsek Gunung Pelindung," ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Ajun Komisaris Pol Sandi Galih Putera saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui laporan Endang Irianti. Dia mengatakan akan memeriksanya terlebih dahulu ke Polsek Gunung Pelindung.

"Sekarang saya lagi berada di Polda Lampung, saya belum tahu, tapi nanti akan saya cek," tutur Sandi Galih.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500