Ilustrasi pemukulan polisi (Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id)

Gara-gara Putuskan Hubungan, Wanita Dipukuli Pacar di Pinggir Jalan

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 14:25:11 WIB

Kriminologi.id - Seorang wanita berinisial NN menjadi korban penganiayaan oleh bekas pacarnya sendiri berinisial A. Wanita berusia 25 tahun itu dipukuli di pinggir jalan, tepatnya di dekat STIE Syariah, Jalan Poros Sei Alam, Selat Baru, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau pada Rabu, 11 Juli 2018.

Kapolres Bengkalis, Ajun Komisaris Besar Polisi Yusuf Rahmanto, mengatakan pelaku pemukulan yang diketahui berusia 39 tahun itu sempat melarikan diri. Namun, A akhirnya ditangkap polisi pada Jumat, 13 Juli 2018.

“Setelah melakukan penganiayaan, A melarikan diri dan berhasil diringkus dalam waktu 24 jam di rumah saudaranya di Jalan Pelabuhan Dusun Balak Desa Bandul Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti,” kata Kapolres Yusuf Rahmanto di Bengkalis, Riau pada Jumat, 13 Juli 2018.

Mantan Kapolres Rohul ini menjelaskan bahwa pelaku diringkus setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari keluarga korban dengan nomor LP/ 20 /VII/2018/RIAU/BKS/SEK-Bks 12 Juli 2018.

Yusuf menjelaskan, penganiayaan yang menimpa korban NN diketahui berawal dari paman korban yang mendapatkan informasi bahwa keponakannya dianiaya oleh seorang pria di pinggir jalan. 

Mendapat informasi itu, paman korban tak tinggal diam. Ia berkeliling mencari keponakannya. Tidak lama kemudian NN berhasil ditemukan dengan kondisi lebam di bagian muka. Kepada pamannya, NN mengaku dipukuli oleh A yang merupakan kekasihnya.

"Penganiayaan terjadi pada 11 Juli 2018 sekitar pukul 07.30 WIB. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami lebam pada bagian muka, bibir dan mata,” kata Yusuf. 

Yusuf mengatakan, pihaknya hingga kini belum bisa mengambil keterangan dari korban karena masih dalam trauma dan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah. Meski begitu, polisi telah mengantongi alasan pelaku menganiaya bekas kekasihnya itu. 

“Dari keterangan A motif penganiayaan yang dilakukannya akibat sakit hati dan terbakar api cemburu karena diputuskan oleh NN. Kemudian korban telah menjalin hubungan asmara dengan orang lain, sehingga pelaku memukuli korban secara membabi buta," ujar Kapolres.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500