Ilustrasi kekerasan rumah tangga. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Ibu Muda Korban KDRT Depok, Adoy Nafkahi Istri Rp 50 Ribu Seminggu

Estimasi Baca:
Kamis, 26 Jul 2018 08:45:53 WIB

Kriminologi.id - Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT terjadi di Depok, Jawa Barat. Atun menjadi korban kekerasan suaminya yang akrab disapa Adoy. Kekerasan yang paling memilukan adalah saat Adoy hanya memberikan uang belanja kepada istrinya sebesar Rp 50 ribu untuk keperluan belanja seminggu.

Penuturan itu diungkapkan kerabat Atun yakni Ani dan Elin saat ditemui Kriminologi.id, Rabu, 25 Juli 2018 di sekitar rumah korban. Menurut Ani, sosok Adoy dikenal sebagai suami bermasalah. Adoy bahkan pernah menikah dengan istri pertamanya yang ditinggalkan begitu saja.

"Adoy kan pernah nikah sebelumnya, tapi belum punya anak. Dia juga kasar ke istri pertamanya, terus maen tinggal-tinggal aja," ujar Ani, Rabu, 25 Juli 2018. 

Ani juga menambakan, Adoy tidak memiliki pekerjaan yang jelas dan tidak menafkahi keluarga dan anaknya. Untuk memenuhi kebutuhan, Adoy mengandalkan penghasilan sebagai penjaga billiard. 

"Boro-boro biayain Atun sama SA, buat dia sendiri aja sering kurang terus. Kalo mau pergi ke mana misalnya, sering minta duit ke Atun buat bayar ojek," ujar Ani.

Selain itu, Adoy menurut kerabat korban juga memiliki kebiasaan menggadaikan sepeda motor. Adoy juga pernah menggelapkan sepeda motor milik temannya.

Menurut Ani, Adoy juga dikenal jarang berkomunikasi dan sulit diajak bicara baik dengan saudara dan juga dengan mertuanya.

"Padahal, mereka itu kan satu rumah, rumah kecil begitu pasti tiap hari ketemu terus. Tapi jarang ngobrol," ujarnya. 

Ani juga menceritakan, Adoy sama sekali tidak bertanggung jawab terhadap istri dan anak semata wayangnya. Bahkan Adoy hanya memberikan uang kepada istrinya Rp 50 ribu untuk keperluan belanja seminggu. 

"Benar-benar tega itu anak. Seringnya ngasih ya Cuma Rp 50 ribu buat lima hari. Kadang-kadang bener-bener buat seminggu penuh. Padahal, duit segitu ya cukup buat apa, maksud saya kasihan juga SA, kan harus jajan harus beli ini itu juga," kata Ani menegaskan.

Hal senada juga diungkapkan Elin, tetangga korban. Menurutnya Adoy sangat jarang berkomunikasi dengan warga yang tinggal di lingkungan sekitar. Selain itu, Elin juga mengenal Adoy yang berasal dari keluarga yang berkecukupan.

"Orang tua Adoy termasuk keluarga berkecukupan. Adoy pernah dibelikan sepeda motor dan mobil oleh Roro, ibu kandungnya. Tapi semua kendaraannya itu digadai," ujar Elin. 

Nurul Amelia alias Atun mengalami KDRT oleh suaminya sendiri. Prima Hadi Waspada atau Adoy tega menelanjangi istrinya di tempat biliar yang terletak di Depok, Jawa Barat. Nurul yang sehari-hari biasa disapa Atun tak bisa menolak permintaan suaminya tersebut lantaran ketakutan. 

Perlakuan itu diberikan Adoy kepada istrinya karena menganggap istrinya berselingkuh. Tak hanya itu, Adoy juga memaksa Atun menjilati jempol kaki suaminya. Hal itu dilakukan di depan anaknya sendiri SA. 

Tidak cukup sampai di situ, Adoy yang merasa belum puas menganiaya istrinya kemudian membawanya ke tempat biliar pada malam hari yang sama. Di lantai 2 tempat biliar tersebut, Atun dipaksa menanggalkan seluruh pakaiannya. AS

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500