Ilustrasi perdagangan manusia. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

KBRI Malaysia Sembunyikan Entin Sebelum Pulangkan ke Indonesia

Estimasi Baca:
Kamis, 6 Sep 2018 18:00:07 WIB

Kriminologi.id - Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, saat ini tengah memproses pemulangan Entin Sultini, remaja asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang menjadi korban perdagangan manusia di Malaysia.

"Dari hasil pendataan, Entin yang merupakan warga Kampung Kadupugur, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, benar-benar merupakan korban perdagangan manusia yang dilihat dari usianya masih di bawah umur," kata Staf Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Feby Khaira, di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis, 6 September 2018.

Sebelum pulang, menurut Feby, Entin diamankan dahulu di KBRI Kuala Lumpur untuk diselamatkan, khawatir ditangkap petugas keamanan di Malaysia sehingga harus menjalani proses hukum di Negeri Jiran tersebut.

Selain itu, gadis berusia 16 tahun ini ditempatkan dahulu di shelter atau tempat perlindungan sampai ada proses lebih lanjut terkait pemulangannya ke kampung halamannya di Kampung Kadupugur.

Koordinator Satgas Perlindungan KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, menambahkan pihaknya berterima kasih kepada WNI yang ada di Malaysia, yakni Neng Ai Maryati yang telah menyelamatkan Entin saat tersesat di Selangor, Malaysia dan memberikan perlindungan di kediamannya.

Menurut Yusron, banyak pemberitaan tentang perdagangan manusia yang menimpa Entin. Pihaknya langsung merespons dengan menghubungi dan mendatangi kediaman Neng Ai di Selangor. 

"Saat ini kami tengah memproses kepulangan Entin ke Indonesia," ujar Yusron.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500