Ilustrasi KDRT. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kerap Alami KDRT Suami, Ibu Muda di Depok Lampiaskan Kekesalan ke Anak

Estimasi Baca:
Kamis, 26 Jul 2018 18:50:41 WIB

Kriminologi.id - Nurul Amelia alias Atun, korban kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT di Depok, Jawa Barat, mengaku kesal dengan suaminya, Prima Hadi Waspada. Saking seringnya mendapat perlakukan kasar, Atun terkadang melampiaskan kekesalannya kepada sang anak berinisial S. 

“Ya bukan sekali doang. Kadang beberapa kali malah S yang kena pukul atau kena cubit. Padahal sering saya bilangin juga kasihan anaknya masih kecil. Yang salah bapaknya, dia (S) jangan dibawa-bawa. Saya bilang begitu,” kata Bude Elin, tetangga Atun di Depok, Jawa Barat, pada Kamis, 26 Juli 2018.

Menurut Bude Elin, sikap Atun yang kerap memendam perasaan justru merugikan dirinya sendiri. Ia juga menyayangkan sikap Atun yang terkadang masih membela suaminya meski kerap kali mendapat KDRT. 

“Saya tahu Atun orangnya diam, apa-apa dipendam. Kejelekan suami juga dipendam. Padahal jelas-jelas si Adoy (suaminya) orangnya begitu, masih saja dibelain,” kata Bude Elin.  

Bude Elin mengatakan, kekerasan yang menimpa Atun cukup sering. Ia mengetahui hal tersebut karena setiap pagi saat Atun hendak menjemur pakaian atau berjualan minuman dingin wajahnya terlihat cemberut atau seperti habis menangis. Terkait hal itu, Bude Elin pernah meminta Atun untuk melaporkan sikap arogansi suaminya kepada pihak berwajib. 

“Sudah sering saya bilang untuk melaporkan suaminya yang kejam. Jangan malah aibnya ditutup-tutupi gitu kok dibilang pengen nutupin aib. 'Atun juga enggak mau kan kalau disiksa terus sama dia, kasihan bude lihatnya Atun jadi sering nangis, sering emosi sendiri', saya bilangin gitu," tutur Bude Elin.

Setelah lama memendam rasa sakit hati, akhirnya Atun berani melaporkan perbuatan Adoy. Pelaporan dilayangkan Atun kepada polisi setelah mengalami kekerasan yang tidak sanggup lagi ditahannya pada Senin 23 Juli 2018. Kala itu, Atun disiksa di beberapa tempat yang berbeda, yaitu di Oka Biliard, Beji, serta di depan Rumah Makan Lapo Dream.

Selain dipukul dan ditendang, Atun bahkan dipaksa Adoy untuk menjilati jempol kakinya. Selain itu, ketika mengajak Atun ke tempat Oka Biliar untuk yang kedua kalinya pada hari yang sama, Adoy memaksanya untuk menanggalkan seluruh pakaiannya.

Ternyata, penyiksaan yang dilakukan Adoy tidak berhenti. Belum puas memaksa istrinya telanjang, ia mencukur rambut Atun hingga hampir habis.  TD

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500