Kesaksian Orangtua Annisa, Janda Korban Miras Oplosan Bersama Kekasih

Estimasi Baca :

Annisa Aldilah, janda beranak satu yang tewas akibat miras oplosan di Jatimulya, Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Annisa Aldilah, janda beranak satu yang tewas akibat miras oplosan di Jatimulya, Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Nur Ali (50) masih tak percaya dengan penyebab kematian anak kelimanya, Annisa Adilah (22) yang disebut karena mengonsumsi miras oplosan. Sepengetahuan Nur Ali, anaknya berperangai baik dan tak pernah menunjukkan gelagat sebagai peminum miras. 

"Kami dari keluarga masih tak percaya dan tidak menyangka kalau penyebab Anisa meninggal karena minuman keras oplosan," kata Ali ditemui di rumah duka Kampung Cikunir, Jakasetia, Bekasi, Jumat, 6 April 2018. 

Pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu pun bercerita jika selama hidupnya Annisa tergolong anak yang sehat dan jarang sekali mengeluh sakit.

Saat terakhir kali ia bertemu dengan Annisa yang hendak meminjam motor untuk pergi keluar, ia melihat anaknya itu dalam keadaan sehat.  

"Dua hari sebelum Anisa meninggal, saya tahu dia sehat-sehat aja di rumah," kata Ali.

Hanya saja, malam hari ketika ia pulang dari tahlilan, ia diberitahu oleh anaknya yang lain kalau Annisa mengeluh nyeri di bagian dada dan mengalami sesak nafas.

Ia menyaksikan sendiri saat-saat anaknya mulai kesakitan dan akhirnya dibawa ke rumah sakit.

"Jadi, hari Senin (2/4) itu saya pulang kerja kondisinya sehat dan sempat pinjam motor katanya mau keluar sebentar. Pada malam hari pas saya pulang tahlil kakaknya bilang Annisa sesak nafas," katanya.

Ali menuturkan Annisa dibawa ke RS Anna dan sempat memperoleh penanganan medis berupa pemberian oksigen dan infus di sejumlah bagian tubuhnya.  Hal itu dilakukan karena di rumah sakit sebelumnya, Annisa tidak mendapatkan perawatan.

Saat di RS Anna, dokter malah kebingungan untuk memberikan obat kepada Annisa karena tidak tahu apa yang dikonsumsi Annisa hingga menyebabkan sesak nafas. 

"Anak saya sempat dirujuk ke RS Anna untuk percepatan penanganan. Dokter sempat menanyakan jenis makanan dan minuman yang sebelumnya dikonsumsi Annisa, tapi saya tidak tahu," katanya.

Setelah semalaman di ruang ICU, Ali menuturkan pada pagi harinya Annisa mengalami keadaan darurat hingga keluarga diminta untuk merujuk Annisa ke rumah sakit lain. 

Ali juga mengaku saat itu disuruh oleh dokter mencari tahu apa yang telah dikonsumsi Annisa.

Ditemani anaknya yang lain, Ali kemudian mencari tahu hal tersebut dari teman-teman Annisa hingga ia mendapatkan petunjuk tentang dua orang rekan Annisa yang meninggal dunia di RS Hermina Bekasi karena minum miras oplosan.  

"Saya belum sempat sampaikan, Annisa meninggal jam 8," ujar Ali.

Ali menuturkan, Annisa telah dimakamkan. Ia masih tak percaya dengan keterangan dari kepolisian yang menyatakan anaknya tewas karena menenggak miras oplosan.

Annisa adalah satu dari tiga korban tewas akibat menenggak miras oplosan di Bekasi. Polres Metro Jakarta Timur telah menangkap dua orang penjual dan peracik miras oplosan yang dibeli ketiga korban.

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Kesaksian Orangtua Annisa, Janda Korban Miras Oplosan Bersama Kekasih

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu