Penampakan pelaku penjambretan Penumpang Grab Bike Hingga Tewas di Cempaka Putih. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kronologi Tewasnya Warsilah Usai Dijambret Saat Menumpang Ojek Online

Estimasi Baca:
Selasa, 3 Jul 2018 19:25:29 WIB

Kriminologi.id - Perempuan berusia 37 tahun bernama Warsilah tewas dijambret saat tengah menumpang ojek online. Warsilah dijambret seorang pria pengendara motor berjaket merah di Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Saat itu, Warsilah hendak pergi bekerja ke kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Khairul, salah seorang tetangga korban, mengungkapkan setiap harinya Warsilah pergi bekerja menggunakan transportasi umum. Baru kali itu, Minggu, 1 Juli 2018, Khairul melihat Warsilah pergi bekerja menggunakan ojek online. 

Menurut keterangan keluarga korban, kata Khairul, Warsilah saat itu terlambat. Karenanya, Warsilah terpaksa menumpang ojek online karena khawatir tidak mungkin sampai tempat kerja tepat waktu jika menggunakan transportasi umum.

Sekitar pukul 08.40 WIB Warsilah yang dibonceng sopir ojek online melewati Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Saat tepat melintas di depan PT Gudang Garam Tbk, dari arah belakang seorang pria yang diduga telah membuntuti Warsilah dengan mengendarai motor Suzuki Satria menjambret Warsilah.

Sopir Grab yang memboncengi Warsilah sempat oleng. Sementara Warsilah terlempar dari motor hingga helm yang digunakannya terlepas. Akibatnya, wajah Warsilah terseret mengenai aspal. Sementara pelaku langsung tancap gas melarikan diri.

“Ini saya baru lihat dia (Warsilah) naik ojek online biasanya pasti naik angkutan umum, jarang pakai ojek online dan langsung kejadian kaya gini,” kata Khairul kepada Kriminologi.id di Jakarta pada Selasa, 3 Juli 2018.

Setelah jatuh terpental, Warsilah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mitra Kemayoran untuk mendapatkan perawatan. Pihak rumah sakit kemudian menghubungi keluarga korban sekitar pukul 09.20 WIB. Sayang, telepon tidak terjawab oleh keluarga korban.

Baru sekitar pukul 10.00 WIB pihak rumah sakit dapat menghubungi keluarga Warsilah. Mendengar kabar demikian, keluarga Warsilah yakni kakak kandungnya bernama Sri Wahyuni dan suaminya dengan didampingi tetangga, salah satunya Khairul, pergi ke RS Mitra Kemayoran untuk mengecek informasi tersebut.

“Sekitar jam 11.00 WIB nyawa Warsilah sudah tidak bisa tertolong. Kemudian karena tak bisa keluarkan surat kematian, RS Mitra kemudian merujuknya ke RSCM,” katanya.

Pada pukul 23.00 WIB, kata Khairul, usai berkas dinyatakan lengkap, keluarga korban langsung membawa jenazah ke Semarang, Jawa Tengah untuk dikebumikan. Warsilah diketahui meninggal setelah neneknya yang berada di Semarang juga wafat dua hari sebelumnya.

“Di rumah duka tidak ada bapak-ibunya, yang ada cuma kakaknya, jenazah langsung dibawa ke Semarang. Neneknya baru saja meninggal dua hari lalu,” katanya. TD

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500