Nenek Atikah Dianiaya Pria Bertopeng Terkait Isu Dukun Santet

Estimasi Baca :

Atikah menjadi korban kebrutalan dua pria tak dikenal di Sukabumi. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Atikah menjadi korban kebrutalan dua pria tak dikenal di Sukabumi. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Motif penganiayaan terhadap Nenek Atika oleh dua pria bertopeng berlatar belakang karena isu korban mempunyai ilmu hitam atau sebagai dukun santet di wilayah Kampung Babakan Kumbang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ahmad Bajuri, Kepala Desa Mekarmukti. 

Menurut Ahmad, isu Nenek Atika sebagai dukun santet yang memiliki ilmu hitam sudah berhembus sejak lama. Segelintir warga sekitar percaya kalau nenek berusia 40 tahun itu memiliki aji-ajian tersebut. Namun demikian, klaim warga terhadap Nenek Atikah hingga kini tidak ada bukti.

Baca: Sadis, Nenek Atikah Ditembak dan Diseret Paksa 2 Pria Usai Salat

"Tidak ada barang atau benda apapun yang hilang dari rumah korban. Atikah dan suaminya merupakan warga kurang mampu bahkan rumahnya pun sempat diperbaiki pihak desa. Mereka juga tinggal dengan cucunya," kata Ahmad di Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu, 14 Maret 2018.

Kanit Reskrim Polsek Ciemas, Aiptu Suyatno, mengatakan hingga kini pihaknya masih menggali informasi dan mengmpulkan sejumlah barang bukti terkait penganiayaan tersebut. Adapun mengenai motifnya, kata dia, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Sebab, usai menganiaya korban, pelaku langsung melarikan diri.

Meski begitu, pihaknya telah menyita beberapa barang bukti dari lokasi kejadian antara lain tambang coklat kekuningan sepanjang dua meter yang digunakan pelaku untuk mengikat dan mencekik korban, kemudian mukena putih dan kaus hijau milik korban yang berlumuran darah.

"Pelaku langsung melarikan diri dan kami sudah berkoordinasi dengan Polres Sukabumi untuk memburu kedua pelaku dan mengungkap motif penganiayaan tersebut," katanya.

Baca: Ritual Menyimpang Anak dan Mantu di Trenggalek, Nenek Jadi Objeknya 

Sementara suami korban bernama Apud saat ditemui di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, mengatakan dirinya tak mengetahui motif penyerangan terhadap istrinya. Dia hanya menjelaskan mengenai peristiwa penganiayaan tersebut yang terjadi di rumahnya.

"Usai Salat Magrib masuk dua orang bertopeng ke rumah saya, dan langsung melakukan pemukulan. Istri saya yang baru selesai wirid diseret ke luar rumah dan dicekik menggunakan tali. Saat kejadian saya berada di masjid," kata pria berusia 50 tahun itu.  

Sementara Atikah yang tengah menjalani perawatan pun mengatakan hal yang sama. Dia mengaku tidak mengetahui motif dua pria yang melakukan penganiayaan terhadap dirinya. Yang diketahuinya, dua pria tersebut tanpa basa basi beberapa kali langsung memukulnya di bagian wajah, kepala, dan anggota tubuh lainnya. Selain itu, ia juga diseret dan lehernya dijerat pakai tali.

Tak cukup sampai di situ, sadisnya lagi korban ditembak dengan senapan angin hingga peluru timahnya bersarang di dadanya. Untuk mengeluarkan proyektil peluru tersebut, Nenek Atika terpaksa harus menjalani operasi.

Baca: Dirampok dan Diancam Digorok, Nenek di Bandung Maafkan Tetangganya

Menurut Nenek Atika, isu tentang dirinya mempunyai ilmu hitam atau sebagai dukun santet telah dibantahnya. Memang, isu ilmu hitam yang difitnahkan segelintir orang pernah dilayangkan kepadanya,  tetapi semua itu tidak benar.

"Selama ini saya tidak punya musuh, keseharian kami pun berjalan seperti orang lainnya. Isu ilmu hitam yang difitnahkan kepada saya semuanya tidak benar," kata Nenek Atika. TD

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Nenek Atikah Dianiaya Pria Bertopeng Terkait Isu Dukun Santet

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu