Rumah korban penganiayaan anak kandung di Ciracas Jakarta Timur. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Opung Pura-Pura Pingsan Demi Selamat dari Aniaya Anak Durhaka

Estimasi Baca:
Kamis, 24 Mei 2018 17:25:23 WIB

Kriminologi.id - Opung alias RY dianiaya anak laki-lakinya bernama Rolas (19) di Ciracas, Jakarta Timur, Minggu, 19 Mei  2018 lalu. Wanita yang berprofesi sebagai guru agama itu dihajar habis-habisan oleh putranya gara-gara duit Rp 10 ribu.

Menurut seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Opung bisa saja tewas jika Rolas terus menganiayanya. Beruntung, Opung masih terpikir untuk pura-pura pingsan agar Rolas berhenti menganiayanya di dalam kamar mandi.

"Jadi dia pura-pura pingsang pas di kamar mandi itu. Untung enggak dipukulin lagi sama si anak durhaka," kata warga tersebut kepada Kriminologi.id, di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis, 24 Mei 2018.

Opung selamat setelah ditolong warga. Adalah RV, anak bungsunya (sebelumnya ditulis adik korban) yang masih berusia delapan tahun yang berusaha mencari pertolongan.

Menurut warga tersebut, RV menyaksikan kakaknya, Rolas menyiksa ibu mereka sejak awal. Biar tak dilihat warga, Rolas kemudian menutup  pintu rapat-rapat. 

Saat Rolas menyeret ibunya ke kamar mandi, RV kemudian mencoba melarikan diri. Ia cepat-cepat membuka kunci pintu rumah dan langsung berlari ke jalan sambil menangis berteriak minta tolong kepada warga sekitar.

"Dari situ ketahuan warga. Warga langsung masuk ke dalam, ke kamar mandi juga, langsung ngamanin Rolas. Si ibu masih pingsan," katanya.

Namun, saat warga mengamankan Rolas, Opung terbangun dan merintih kesakitan. Beberapa saat kemudian warga membawanya ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Kepada warga, Opung mengaku sempat pura-pura pingsan sebelum warga datang menolongnya. 

Sebelumnya diberitakan, seorang anak berinisial RY (19) tega memukuli RS ibu kandungnya sendiri dengan menggunakan besi. Pelaku RY geram karena tidak diberi uang jajan sebesar Rp 10 ribu oleh ibunya.

Peristiwa tersebut terjadi rumah RS di Jalan Taruna Jaya, Kelurahan Cibubur Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Minggu, 20 Mei 2018, sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, RY meminta uang kepada ibunya sebesar Rp 10 ribu, namun tak diberikan.

Penolakan itu membuat RY meradang. Tiba-tiba pemuda itu mengambil sepotong besi kemudian memukulkan kepala ibunya. Tidak hanya memukul kepala ibunya, RY juga mencekik leher korban.

Emosi RY tak hanya sampai di situ. Tak puas memukul dan mencekik leher ibunya, RY kemudian menyeretnya ke dalam kamar mandi dalam kepala berlumuran darah.

Aksi brutal RY ternyata disaksikan adik korban yang berusaha berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Saat tetangganya mengecek ternyata RS sudah dalam keadaan tak sadarkan diri dalam kamar mandi. Warga kemudian menolong korban dengan membawanya ke rumah sakit terdekat. MG/

Reporter: Rahmat Kurnia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500