Ilustrasi garis polisi. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pelaku Pembunuhan Wanita di Depok Ternyata Suami Sendiri

Estimasi Baca:
Selasa, 14 Ags 2018 14:10:34 WIB

Kriminologi.id - Polisi berhasil mengungkap pelaku pembunuhan Risma Sitinjak (30), wanita muda yang jasadnya ditemukan di dalam kontrakan di Jalan Ciherang, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat. Menurut polisi, pelaku pembunuhan Risma merupakan suaminya sendiri berinisial ZR (28).

"Pelaku ditangkap di Bogor tempat persembunyiannya," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro di Depok, Selasa, 14 Agustus.

Bintoro menjelaskan motif RZ menghabisi nyawa istrinya tersebut karena kesal dan rasa cemburu. Belum dijelaskan lebih lanjut apa yang melatari RZ cemburu terhadap istrinya itu. Dia mengatakan saat ini RZ telah ditahan di ruang tahanan (Rutan) sementara Polresta Depok.

"Pelaku sudah kita tahan di Rutan Polres. Masih ada beberapa keterangan diambil untuk kelengkapan berkas penyelidikan," ucapnya.

Risma tewas di rumah kontrakannya di Jalan Ciherang, Tapos, Depok, pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Awal penemuan jasad Risma ini, Bintoro melanjutkan, dari salah satu teman korban yakni Arga. Pada malam itu, Arga hendak mendatangi Risma di kontrakannya karena ia mendapat informasi dari Mona kalau ia didatangi Risma lewat mimpi.

"Setelah didatangi di mimpi, mereka berdua pergi mengunjungi korban di rumah kontraknya. Di sana, keduanya melihat pagar dalam keadaan tergembok. Salah satu saksi kemudian melompat pagar dan membuka paksa pintu kontrakannya," ujar Bintoro.

Melihat kondisi Risma yang sudah tak bernyawa, Bintoro melanjutkan, keduanya langsung meminta pertolongan warga dan menghubungi polisi.

Setelah menerima laporan warga, tim identifikasi Polresta Depok kemudian menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Saat jasad ditemukan, tubuh korban sudah dalam kondisi bengkak. Dari hasil pemeriksaan sementara, Bintoro menjelaskan, terdapat kejanggalan atas kematian Risma Sitinjak. 

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500