Pelaku pembuang janin bayi lima bulan saat rilis di Mapolrestabes Bandung, (8/6/2018). Foto: Arief pratama/Kriminologi.id

Pembuang Janin Kembar Mengaku Diminta Keluarga Minum Obat Perangsang

Estimasi Baca:
Jumat, 8 Jun 2018 16:55:58 WIB

Kriminologi.id - RA (24) hanya bisa menangis dan terdiam saat unit PPA Polrestabes Bandung mengungkap kasusnya. RA yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga ini, ditangkap setelah diketahui mengugurkan kandungannya yang berusia lima bulan. 

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menjelaskan, RA membuang janin karena meminum obat perangsang untuk menggugurkan kandungan. "Pengakuannya itu disuruh keluarganya, untuk digugurkan," katanya di Mapolrestabes Bandung, Jumat, 8 Juni 2018.

Padahal, ia menjelaskan, RA tengah mengandung anak kembar. Dua janin perempuan kembar yang dibuang itu merupakan hasil hubungan asmara antara RA dan D.

"Sementara itu keluarga RA meminta agar janin digugurkan jika belum menikah secara resmi. Sejauh ini hubungan RA dan D berstatus nikah siri," ujarnya.

Sementara Kanit PPA Polrestabes Bandung, Ipda Denia menjelaskan pelaku pembuang janin setelah meminum pil jenis Inflesco.

"Pil untuk menggugurkan kandungan, belinya di online shop. Pembeliam obat tersebut atas dasar informasi dari pacaranya D ini," katanya.

RA, menurut Denia, meminum 10 butir inflesco, pada hari Rabu, 6 Juni 2018 malam. "Lalu Kamis dini hari janin kembar itu dikeluarkan tersangka di kamarnya di tempat majikannya," ujarnya.

Atas tindakan tersangka, Polisi menjerat dengan Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan Pasal 341, 181 KUHPidana. 

"Ancaman hukumannya di atas limat tahun bui," kata Kanit PPA Polrestabes Bandung.

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500