Perumahan Loka Permai tempat tewasnya Jeane (70) Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Pembunuh Nenek Jeane Ditangkap, Pelaku Mengaku Miliki Kedekatan

Estimasi Baca:
Rabu, 25 Jul 2018 18:40:37 WIB

Kriminologi.id - Polisi berhasil menangkap MIF, pelaku perampokan disertai pembunuhan Jeane Setyadi (78) di Komplek Loka Permai, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Satu pelaku lain yaitu RU masih buron.

MIF nekat merampok karena mengetahui aktifitas di rumah tersebut sedang kosong lantaran dua penghuninya yaitu Hana dan Susan pergi ke Gereja. MIF mengaku mengetahui hal itu karena memiliki kedekatan. 

MIF mulanya masuk ke dalam rumah korban dengan cara meloncat pagar yang memiliki tinggi sekitar dua meter. Sedangkan RU menunggu di luar rumah untuk memastikan situasi tetap aman.

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, MIF ternyata dipergoki oleh korban yang kemudian berteriak. Takut aksinya diketahui oleh warga sekitar lantaran korban berteriak, MIF mengambil gelas yang berada di sekitarnya dan langsung memukulkan ke arah kepala korbaan. 

"Dia (MIF) melompat pagar, kemudian RU menunggu di luar. Dia masuk ke rumah dan tepergok Jeane kemudian berteriak," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 25 Juli 2018.

Tak cukup sampai disitu, MIF menuju ke luar rumah tepatnya di halaman depan untuk meminta sebatang besi panjang berukuran 60 centimeter kepada RU. Setelah mendapat besi itu, MIF kembali masuk ke dalam rumah dan langsung memukulkan besi itu ke arah kepala korban.

Setelah memukul kepala korban hingga terkapar di lantai, MIF kemudian mengamil cicin dan liontin yang dikenakan. Selain itu, ponsel milik korban juga ikut digasak MIF. Selanjutnya, MIF pun meninggalkan korban dengan kondisi terkapar dan berlumuran darah.

Setelah hampir dua bulan melakukan penyelidikan, polisi berhasil menangkap MIF pada Kamis, 19 Juli 2018. Sementara, polisi masih mengembangkan guna mencari tahu keberadaan RU yang hingga kini masih buron. 

"Satu lagi masih DPO ya," kata Argo. RZ

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500