Lokasi pembunuhan di dalam sebuah rumah yang berada di Vila Kapuk Mas, Penjaringan, Jakarta Utara. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Pembunuhan di Vila Kapuk Mas, Polisi: Terhambat karena Minim Petunjuk

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 16:20:27 WIB

Kriminologi.id - Polisi hingga kini masih terkendala dalam mengungkap kasus pembunuhan Liem Tjui Hiong (66) di Vila Kapuk Mas, Penjaringan, Jakarta Utara. Tidak adanya kamera pengawas CCTV di lokasi kejadian menjadi salah satu kendala.  

Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Kompol Mustakim, mengatakan pihaknya hingga saat ini masih mengejar para pelaku pembunuhan tersebut. Mustakim mengakui pihaknya juga kurang petunjuk untuk mengungkap kasus ini.

“Ga ada petunjuk. Tidak ada kamera pengawas CCTV jadi menghambat penyelidikan kasus ini. Jadi, masih dalam proses penyelidikan dan belum terang,” kata Mustakim kepada Kriminologi.id di Jakarta pada Selasa, 31 Juli 2018.

Selain kurang petunjuk, menurut Kompol Mustakim, kendala yang dihadapi juga karena pihaknya belum bisa memastikan motif pembunuhan Liem Tjui Hiong. Mengingat, saat penusukan terjadi tidak ada barang-barang yang hilang dari rumah korban.

Dalam kasus ini, Mustakim mengambil contoh pembunuhan yang menimpa Herdi Sibolga di Penjaringan, Jakarta Utara yang menurutnya tak ada kendala.

Pengungkapan kasus penembakan Herdi polisi sangat terbantu dengan adanya rekaman CCTV guna mengungkap identitas pelaku.

“Kalau yang penembakan itu ada petunjuk CCTV. Kalau ini kan ga ada petunjuk, jadi agak sulit,” ujar Mustakim.

Meski demikian, polisi tetap optimistis dalam waktu dekat bakal mengungkap dalang di balik pembunuhan Liem Tjui Hiong.

Sebelumnya diberitakan, Liem Tjui Hiong yang merupakan ibu empat anak tewas dengan luka tusukan di ulu hati dan tangannya. Sedangkan Suhawi (33) anak bungsunya mengalami luka tusuk di bagian perut bagian kiri, pinggang kiri, dada kanan, dan bawah dagu.

Kedua korban diitemukan bersimbah darah di rumahnya yang terletak di Vila Kapuk Mas, Blok H5-15, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis, 26 Juli 2018.

Kedua korban tersebut pertama kali ditemukan oleh suami Liem Tjui Hiong seusai pulang dari warung kopi yang tak jauh dari lokasi. 

Terkait dengan identitas sang suami, pihak kepolisian masih merahasiakannya. Sementara nyawa sang anak bernama Suhawi masih bisa diselamatkan.

Ia kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. 

Reporter: Walda Marison
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500