Dok. Asiroh Nasution. Foto: Facebook

Pembunuhan Guru SMPN 1 Serbajadi, Polisi Periksa Sperma dan Rambut

Estimasi Baca:
Rabu, 4 Apr 2018 11:05:18 WIB

Kriminologi.id - Pihak kepolisian memastikan sebelum dibunuh, Asiroh Nasution (36), pegawai Tata Usaha merangkap guru di SMPN 1 Serbajadi, Kabupaten Serdang Berdagai (Sergai), Sumatera Utara, yang tewas di kamar kosnya diperkosa lebih dulu oleh pelaku. Polisi masih menyelidiki sperma dan rambut yang terdapat di lokasi kejadian.

Lulusan Teknik Informatika Universitas Teknologi Yogyakarta itu tewas dengan baju dan leher penuh darah. Kapolres Serdang Bedagai, AKBP Juli Arman Eka Putra Pasaribu mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki sperma dan rambut yang berada di lokasi kejadian.

“Masih diselidiki sperma, rambut, telepon, ada hasil pemerkosaannya, termasuk orang-orang yang dekat dengan korban,” kata Arman kepada Kriminologi.id saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu, 4 April 2018.

Arman juga menjelaskan bahwa Asiroh di lokasi kejadian tinggal sendiri. Asiroh menempati rumah kos di di Dusun 2, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi.

“Rumah kos, ngekos. Satu rumah tapi kos, dia sendirian,” ujar Arman menambahkan.

Selain itu, Arman juga memastikan bahwa Asiroh diperkosa sebelum dibunuh. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya sudah memeriksa 6 orang saksi terkait pembunuhan tersebut. 

“Untuk saksi sudah diperiksa 6 orang. Yang jelas hasil penyelidikan ini kita tidak bisa blow up,” ujar Arman.

Asiroh ditemukan tewas di kamar kosnya di Dusun 2, Desa Kuala Bali, Kecamatan Serbajadi. Asiroh ditemukan bersimbah darah dengan posisi pisau masih menempel di lehernya. 

Saat ditemukan Asiroh ditemukan di dalam kamarnya dalam posisi telentang tanpa mengenakan celana dalam. Pada baju dan lehernya penuh darah.

Pihak dinas pendidikan setempat memastikan bahwa korban bukan di sekolah guru melainkan operator di SMP Negeri 1 Serbajadi.

Penemuan jasad Asiroh diketahui berawal dari tetangganya yang janggal melihat rumah Asiroh Nasution. Setelah menelepon namun tidak mendapatkan jawaban dari Asiro, tetangga korban kemundian berinisiatif masuk ke dalam rumah Asiroh. Sejumlah tetangga kemudian melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500