Ilustrasi garis polisi. Foto: Ist/Kriminologi.id

Pembunuhan Vila Kapuk Mas, Pakar: Pelaku Rapi Eksekusi Korban

Estimasi Baca:
Jumat, 3 Ags 2018 16:15:34 WIB

Kriminologi.id - Seorang nenek bernama Lim Tjui Hiong menjadi korban pembunuhan oleh seseorang yang hingga kini belum diketahui identitasnya di Vila Kapuk Mas, Penjaringan, Jakarta Utara. Dalam peristiwa tersebut, pelaku pembunuhan dinilai mengeksekusi korban dengan amat rapi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kriminolog dari Universitas Indonesia, Adrianus Meliala. Dia mengatakan, pembunuhan yang menimpa nenek berusia 66 tahun itu pola penyerangannya mematikan.

“Walaupun belum bisa diketahui secara pasti, namun para pelaku mampu melakukan kejahatan dengan modus yang canggih atau eksekusi yang rapi,” kata Adrianus saat dihubungi Kriminologi.id dari Jakarta, pada Jumat, 3 Agustus 2018.

Menurut Adrianus, para pelaku pembunuhan bukanlah orang sembarangan. Pasalnya, dalam membunuh korban, seorang pelaku menusuk korban tepat mengenai ulu hati atau daerah yang mematikan. Padahal, bagian ulu hati pada tubuh manusia merupakan salah satu target yang sulit dibidik apabila korban melakukan perlawanan.

“Menusuk ulu hati sebenarnya sulit karena target pasti melawan dan menghalangi. Namun, karena target sudah renta (Lim), makanya tusukan langsung di tempat yang mematikan. Sementara anaknya (Suhawi) melawan, maka luka di banyak titik dan tidak beraturan," ujar Adrianus.

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki kasus pembunuhan terhadap Lim Tjui Hiong. Selain Lim, anak korban bernama Suhawi turut menjadi korban. Menurut pengamatan salah seorang korban, para pelaku berjumlah lebih dari satu orang.

Selain itu, korban bernama Lim mendapatkan tusukan tepat di ulu hati dan lengannya. Sementara itu, Suhawi ditusuk di bagian pinggang kiri, perut kiri, dada kanan dan bagian bawah dagu. Akan tetapi, setelah para pelaku meninggalkan rumah Lim, tidak ada satu pun barang yang diambil oleh para pelaku.

Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menyebutkan bahwa pembunuhan tersebut memiliki motif unsur dendam.

Diberitakan sebelumnya, pembunuhan di Vila Kapuk Mas terjadi pada Kamis, 26 Juli 2018. Seorang ibu, Lim Tjui Hiong (66) tewas dengan luka tusukan di ulu hati dan tangan. Sementara anak bungsunya, Suhawi (33) mengalami luka tusuk di bagian perut, dada, dan bawah dagu. Nyawanya terselamatkan dan kini menjalani perawatan di rumah sakit.

Kedua korban tersebut pertama kali ditemukan oleh sang suami korban seusai pulang dari warung kopi yang tak jauh dari lokasi. Terkait dengan identitas sang suami, pihak kepolisian masih merahasiakannya.

Polisi masih merahasiakan identitas suami korban, termasuk rumah sakit tempat korban selamat dirawat.TD|AS

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500