Ilustrasi Mayat Bayi. Ilustrasi: Kriminologi.id

Penemuan Mayat Bayi di Sungai Domiri Temanggung, Tubuh Ditutupi Daster

Estimasi Baca:
Senin, 23 Apr 2018 14:10:07 WIB

Kriminologi.id - Sosok mayat bayi ditemukan warga di Sungai Domiri, Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah pada Rabu, 18 April 2018. Sekujur tubuh bayi tersebut ditutupi baju daster.  

Belakangan diketahui, mayat bayi malang itu ternyata dibuang oleh orang tuanya berinsial NH (24) karena anak tersebut hasil hubungan gelap dengan pacarnya di Jakarta. 

NH, Warga Desa Tempuran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung membungkus bayi dengan baju daster miliknya sebelum dibuang ke sungai Domiri.

Kapolres Temanggung, AKBP Wiyono Eko Prasetyo, melalui Kapolsek Kaloran AKP Mashudi menerangkan, NH adalah seorang janda yang sempat bekerja di Jakarta. 

"Jadi pelaku tega membuang bayinya lantaran malu, dan dari pengakuannya anak tersebut hasil hubungan gelap pelaku dengan pacarnya saat bekerja di Jakarta," terang Mashudi, di Mapolsek Kaloran, seperti dikutip RRI, Senin, 23 April 2018. 

Pembuangan bayi ini berawal dari NH yang merasakan sakit luar biasa di perutnya. pada Rabu, 11 April 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. NH melahirkan bayi di kamarnya sendiri tanpa bantuan bidan.

Setelah ari-ari bayi itu keluar, NH membungkus si jabang bayi tersebut dengan baju daster miliknya. Kemudian NH membawa tidur sang bayi yang sudah dibungkus daster itu sampai pagi.

Pada Kamis, 12 April 2018, NH membawa keluar sang jabang bayi itu setelah memastikan orang tuanya berangkat ke sawah. NH membawa bayinya itu sendiri dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat miliknya.

Setelah sampai di jembatan sungai Dung Malang, Dusun Pencar, Desa Tempuran, Kecamatan Kaloran, barulah pelaku membuang bayinya. Setelah dibuang, NH pun kembali meninggalkan bayinya yang hanyut.

Tidak lama kemudian, mayat bayi itu ditemukan warga setempat yang langsung melaporkan ke kepolisian. Polisi yang tiba dilokasi setelah mendapatkan laporan dari masyarakat pun langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Polisi pun memeriksa saksi-saksi. "Alhamdulillah berkat kerja keras petugas di lapangan dan bantuan masyarakat, pelaku pembuang bayi akhirnya dapat diamankan," ujar AKP Mashudi.

Reporter: Syahrul Munir
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500