Pelaku penyiraman air keras ditangkap petugas di Ponorogo, Foto: Ist

Penyiram Air Keras Wajah Kekasih di Ponorogo Ternyata Pecatan TNI AL

Estimasi Baca:
Selasa, 26 Jun 2018 16:15:21 WIB

Kriminologi.id - Seorang duda asal Ponorogo, Jawa Timur bernama Imam Hidayat (53), pelaku penyiraman air keras ke wajah kekasihnya ternyata pecatan TNI Angkatan Laut.

Pelaku menyiramkan air keras ke wajah pacarnya, Ignatia Indrayani Yustiningsih (24) lantaran tidak ingin hubungannya diputus. 

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Rudi Gunawan kepada Kriminologi.id mengatakan, berdasarkan penyelidikan terhadap tersangka, petugas mengetahui bahwa ia pernah bertugas di kesatuan TNI Angkatan Laut. 

"Tersangka merupakan mantan anggota TNI AL yang sudah dipecat dari kesatuannya pada tahun 2000," kata Rudi, pada Selasa, 26 Juni 2018.

Rudi mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah adanya informasi dari petugas Rumah Sakit Aisiyah, tempat korban menjalani perawatan. 

"Kemudian, polisi mendatangi korban di RS itu dan dibuatkan laporan polisi untuk melengkapi proses hukum guna melakukan upaya paksa terhadap pelaku," kata Rudi.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/5b31e70aa1123-1529997066-0afd7d657f177e8a072a53b2b626c394.jpg

Kemudian petugas menangkap pelaku pada Senin, 25 Juni 2018 sekitar pukul 01.15 WIB di rumah anaknya di Dusun Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Dari penangkapan ini, petugas menyita sejumlah barang bukti yakni mobil yang digunakan sebagai sarana aksi penyiraman air keras, kaos dan celana milik pelaku dengan bekas cipratan air keras.

Jilbab milik korban yang terkena siraman air keras pun ikut diamankan sebagai barang bukti. Atas perbuatannya, pelaku terjerat KUHP Pasal 151 ayat 1 terkait penganiayaan yang direncanakan sub Pasal 151 ayat 2 tentang penganiayaan berat dengan ancaman humuman selama 12 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan, Imam Hidayat (53) warga Desa Ngrogung, Ngebel, Ponorogo, Jawa Timur, ditangkap Polres Ponorogo atas kasus penyiraman air keras ke wajah pacarnya, Ignatia Indrayani Yustiningsih (24).

Korban merupakan pacar pelaku dan berstatus janda beranak satu. Sedangkan pelaku masih berstatus suami yang dalam proses perceraian dengan istrinya seorang TKW di Taiwan. 

Aksi penyiraman ini dilakukan pelaku pada Minggu, 24 Juni 2018 sekitar pukul 07.30 WIB.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/5b31e8ab6ccf3-1529997483-0afd7d657f177e8a072a53b2b626c394.jpg

Peristiwa itu terjadi ketika korban berjalan bersama temannya menuju tempat kerja. Kemudian pelaku menghampiri dan menanyakan mau kembali pacaran atau tidak. 

Lantaran pertanyaan itu tak dijawab, pelaku langsung menyiramkan cairan air keras ke wajah korban. Pelaku kemudian melarikan diri setelah mendengar korban berteriak minta tolong.

Kepada penyidik, Imam mengaku sudah sekitar 3 tahun menjalin hubungan asmara dengan korban. Selama hubungan asmara itu, Imam mengaku sudah mengeluarkan uang hingga sekitar Rp 80 juta untuk memenuhi permintaan korban.

Reporter: Yenny Hardiyanti
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500