Pelaku pemaksaan pemasangan cincin ditangkap oleh Kapolrestabes Bandung di mal Istana Plaza. Foto: Ist/ Kriminologi.id

Polisi Temukan Dua Korban David yang Dipaksa Pakai Cincin di Mal

Estimasi Baca:
Selasa, 20 Mar 2018 16:55:05 WIB

Kriminologi.id - Aparat Satreskrim Polrestabes Bandung, Jawa Barat, telah melakukan reka ulang atas kasus penganiayaan oleh David dengan modus memasangkan cincin kepada perempuan yang tidak dikenalnya. Polisi juga menemukan dua wanita yang diduga sebagai korban David.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Yoris M menjelaskan bahwa pihaknya sudah membawa pelaku ke lokasi kejadian di mal untuk melakukan reka ulang. Dalam reka ulang itu pelaku memperagakan sejumlah adegan saat memakaikan cincin pada jari korbannya.

"Sudah kita reka ulang, bagaimana dia beli cincin, merasakan bagaimana dia kenalan," kata Yoris, Selasa, 20 Maret 2018, di kantor Polrestabes Bandung.

Yoris menambahkan, bahwa dari reka ulang di salah satu mal yang berada di Jalan Pajajaran itu, Senin, 19 Maret 2018, malam, ditemukan juga dua korban David yang pernah diberi cincin dan dipakaikan secara paksa ke jarinya.

"Ada dua ya, keduanya pegawai makanan cepat saji di mal tersebut. Dan nanti juga akan kita mintai keterangan," terangnya.

Sementara itu menurut Yoris, saat ini pihak penyidik masih menelusuri apakah David masih aktif kuliah serta motifnya melakukan hal itu.

"Kami juga menelusuri perihal dia masih kuliah apa tidak, serta motif dari aksinya apa kami selidiki. Karena sejauh ini masih berubah-ubah pernyataannya. Kadang dia bilang untuk sandiwara, kadang juga bilang latihan untuk calon istrinya nanti," kata Yoris.

Selama proses pemeriksaan sendiri, David tidak menunjukkan adanya sikap yang aneh.

"Sejauh ini normal ya, ditanya apapun jawab dan kooperatif," ujar Yoris.

Diberitakan sebelumnya, Ratu Shella Rickie Ferdinansyah (21), mahasiswi semester akhir di salah satu perguruan tinggi di Bandung, Jawa Barat mengerang kesakitan di Rumah Sakit Hasan Sadikin. Mahasiswi cantik ini menjadi korban penganiayaan dengan modus pemasangan cincin di jarinya.

Pelakunya adalah David Timotius Tantosa (25), pria yang mengaku sebagai mahasiswa seni. Ratu dipaksa memakain cincin oleh David saat berada di kawasan mal Istana Plaza, Bandung, Jawa Barat.

Dalam sebuah video yang diterima Kriminologi.id, tampak Ratu berbaring di atas ranjang pasien. Seorang dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin yang dibantu petugas berusaha mengeluarkan cincin perak dari jari tangan Ratu.

Usaha itu berhasil. Ratu dan keluarganya lega karena jari manis anaknya tak jadi diamputasi. Padahal, dari dua RS yang didatangi Ratu sebelumnya, petugas memilih opsi amputasi untuk menyelamatkan jari Ratu. AS

KOMENTAR
500/500