Ilustrasi mahasiswi korban pemerkosaan. Ilustrasi: Pixabay

Pria di Tinder Pemerkosa Mahasiswi Bandung Mengaku Pilot Lion Air

Estimasi Baca:
Senin, 9 Jul 2018 21:00:16 WIB

Kriminologi.id - Seorang mahasiswi di Bandung berinisial YP (21) mengaku diperkosa oleh pria yang dikenalnya melalui aplikasi kencan Tinder. Saat berkenalan, pria yang dilaporkan melakukan pemerkosaan itu mengaku bekerja sebagai pilot di maskapai penerbangan Lion Air.

Hal itu terungkap dari potongan pembicaraan di aplikasi WhatsApp antara korban dan pelaku yang diduga melakukan pemerkosaan tersebut. Potongan pembicaraan antara korban dan pelaku sebagai berikut:

Korban: Km pilot ?

Pelaku: Yes
Pelaku: Lion
Pelaku: Besok ak fly

Terkait identitas pelaku, kerabat korban yang bernama Pri menuturkan bahwa pelaku pemerkosaan korban adalah seorang pria berumur sekitar 40 tahun.

Menurut Pri, korban sempat curiga dengan foto profil pelaku di akun Tinder yang berbeda dengan wajah aslinya saat bertemu langsung. Namun saat itu, pelaku berkilah bahwa foto yang dipasang di Tinder adalah foto lama.

"Korban sempat bertanya kepada pelaku kenapa wajahnya beda dengan foto profil alikasi Tinder? Lalu dijawab pelaku itu foto 10 tahun lalu," kata Pri saat dihubungi, Senin, 9 Juli 2018.

Pri menuturkan, korban diajak pelaku bertemu di depan toko roti Jalan Gatot Subroto dekat Hotel Ibis Trans. Setelah melampiaskan aksi bejatnya, pelaku kembali mengantarkan korban ke tempat semula setelah sebelumnya diajak bertemu dengan teman pelaku di cafe yang berada di luar Hotel Ibis.

"Usai melakukan aksi bejatnya, pelaku membawa korban ke temen temennya, di cafe yang ada di luar hotel ibis, lalu mengantarkan korban ke toko roti saat korban dijemput," terang Pri.

Pri mengatakan, kejadian pemerkosaan tersebut berlangsung sekitar jam 5 sore hingga jam 8 malam pada Jumat, 6 Juli 2018.  Korban sendiri baru tiba di rumahnya sekitar jam 9 malam.

Korban pun akhirnya bersama keluarga melaporkan pemerkosaan tersebut pada pagi harinya, Sabtu, 7 Juli 2018 ke Mapolrestabes Bandung.

Terkait pelaporan tersebut, pihak kepolisian hingga kini menyatakan masih mendalami laporan itu.

"Betul ada laporan tersebut. Kami masih mendalami laporan ini," kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana saat dikonfirmasi, Senin, 9 Juli 2018. RZ

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500