Protes Kejahatan Pornografi, 30 Ribu Wanita Turun ke Jalan

Estimasi Baca :

Sebanyak 30 ribu wanita di Seoul, Korea Selatan memprotes kejahatan pornografi. Foto: Twitter @Howan Jung - Kriminologi.id
Sebanyak 30 ribu wanita di Seoul, Korea Selatan memprotes kejahatan pornografi. Foto: Twitter @Howan Jung

Kriminologi.id - Sebuah aksi protes besa-besaran digelar puluhan ribu wanita di Seoul, Korea Selatan. Mereka memprotes pihak kepolisian yang lemah dalam penegakan atas maraknya kejahatan pornografi yang direkam secara tersembunyi oleh  pelaku. Istilah film porno yang disebut molka semakin populer seiring perkembangan teknologi di Korea Selatan.

Dilansir dari rt.com, Minggu, 10 Juni 2018, sekitar 30.000 wanita, yang mayoritas mereka mengenakan topeng berkumpul di Seoul setelah sebelumya berjalan dari Stasiun Hyehwa. Mereka memprotes lemahnya penegakan hukum bagi para pelaku yang melakuan perekaman secara sembunyi-sembunyi. 

Para perempuan yang menjadi korban adalah mereka yang menggnakan fasilitas umum seperti kamar mandi, kereta api, bus, dan di tempat umum lainnya dan diekam pelaku menggunakan kamera tersembunyi.

Video porno yang dikenal di Korea Selatan sebagai molka,telah tumbuh semakin populer dengan populasi teknologi-savvy di Korea Selatan.

Para pengunjuk rasa membawa spanduk bertuliskan "Hidup saya bukan porno Anda". Mereka menyerukan untuk menghukum mereka yang memproduksi dan mengonsumsi apa yang disebut "spy porn".

Perayaan hari Sabtu adalah yang kedua kalinya dalam dua bulan bahwa para wanita telah turun ke jalan untuk memprotes kekebalan para pelaku kejahatan seperti itu, yang didominasi laki-laki. 

Pada 19 Mei, aksi serupa menarik sedikitnya 12.000 wanita. Sama seperti pada hari Sabtu, para demonstran menutupi wajah mereka dengan topeng dan gambar kamera yang dicetak.

Gelombang protes saat ini dipicu oleh insiden pada awal Mei, ketika seorang wanita ditangkap karena memfilmkan dan menyebarkan citra model pria telanjang yang berpose untuk kelas seni di Hongik University. 

Polisi bertindak cepat dan tidak hanya membawa tersangka ke pengadilan, tetapi juga memperlihatkannya di depan media, meskipun, dengan wajahnya tertutup. Kasus ini menjadi jeratan terakhir bagi banyak perempuan yang melihat bias jender dalam kegigihan polisi.

Polisi menolak tuduhan bias dan bersikeras bahwa mereka memperlakukan semua korban yang sama. Kritik dari gerakan protes berpendapat bahwa wanita itu segera ditahan tanpa alasan lain selain bukti jelas menunjuk padanya.

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Protes Kejahatan Pornografi, 30 Ribu Wanita Turun ke Jalan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu