Aris, pelaku pembunuhan Rina Casrina dihadirkan polisi dalam rekonstruksi pembunuhan di gudang penyimpanan kayu di Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Foto: Kriminologi.id/Rizky Adytia

Rekonstruksi Pembunuhan Rina Casrina, Pelaku Sempat Injak Mayat Korban

Estimasi Baca:
Jumat, 20 Jul 2018 13:20:07 WIB

Kriminologi.id - Pelaku pembunuhan Rina Casrina (21), Aris (31), sempat menginjak jasad korban sebelum meninggalkan lokasi untuk memastikan tewasnya korban. Cara tersebut terungkap dalam rekonstruksi pembunuhan yang diperagakan dalam 11 adegan di gudang penyimpanan kayu di Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat.

Pantuan Kriminologi. id, proses rekonstruksi mendapat pengawalan ketat polisi, Jumat, 20 Juli 2018. Aris yang terlihat mengenakan baju tahanan dan penutup wajah berwarna hitam hanya tertunduk sepanjang rekonstruksi itu.

Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rulian Syauri mengatakan dalam rekonstruksi itu tersangka Aris memperagakan 11 adegan mulai dari penjemputan hingga meninggalkan jasad Rina Casrina. 

Proses pembunuhan berawal di luar gudang yaitu di sebuah lorong yang menjadi akses masuk dan keluar dari gudang yang dijadikan tempat tinggal oleh Aris.

"Korban meninggal di adegan ke-8. Di lorong itu korban dicekik untuk yang pertama kalinya oleh tersangka. Kemudian korban terjatuh, namun korban sempat teriak. Karena teriakan korban membuat pelaku untuk mencekik untuk yang kedua kalinya. Membuat korban tidak bergerak," ucap Rulian saat dikonfirmasi, Jumat, 20 Juli 2018.

Pada adegan itu juga memperlihatkan Aris sempat menggendong jasad Rina Casrina dari lorong menuju ke dalam gudang kosong. Bahkan, sebelum meninggalkan jasad mantan kekasihnya itu, Aris sempat menginjak-injaknya dan menutup jasad itu dengan menggunakan karpet.

"Setelah digotong tersangka sempat menginjak korban satu kali untuk memastikan korban telah tewas. Kemudian setelah dipastikan tidak bernyawa, korban ditutup dengan terpal dan selimut yang ada di dalam," kata Rulian.

Aris yang sempat melarikan diri ditangkap tempat persembunyiannya di kawasan Lampung. Aris mengaku nekat membunuh kekasihnya karena kesal hubungan percintaannya diputus secara sepihak. Kekesalan Aris memuncak saat ajakan bertemu calon mertuanya ditolak mentah-mentah oleh Casrina. 

Selain itu, dalam penangkapan yang terjadi pada Rabu, 4 Juli 2018, kata Rulian, pihaknya memberikan tindak tegas dengan menembak kakinya lantaran saat ditangkap mencoba melawan petugas dan berusaha melarikan diri. MG | AS

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500