Ilustrasi pencabulan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Remaja Perkosa Perawat, DPRD Soroti Prosedur Keamanan RSUD Maluku

Estimasi Baca:
Jumat, 24 Ags 2018 16:55:29 WIB

Kriminologi.id - Seorang perawat Rumah Sakit Umum Daerah Namrole, Maluku, berusia 24 tahun diperkosa RP, remaja 19 tahun yang berpura-pura membeli obat. Atas kasus tersebut, Komisi D DPRD Maluku menyoroti keamanan pihak rumah sakit.

Terkait hal itu, Komisi D DPRD Provinsi Maluku mendesak aparat penegak hukum untuk menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku. Pihak Komisi D DPRD meminta polisi untuk meneyelesaikan kasus tersebut. 

“Kami minta agar pelakunya ditindak tegas sehingga kita dorong polisi tuntaskan kasus pemerkosaan terhadap perawat yang sedang menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dan pengabdian kepada negara agar diungkap lebih transparan,” kata Ketua Komisi D DPRD Provinsi Maluku, Saadiah Uluputty, di Ambon, Jumat, 24 Agustus 2018. 

Saadiah mengaku tidak mengetahui standar operasional prosedur atau SOP di RSUD Namrole. Ia menilai cukup aneh karena tidak ada satuan pengamanan atau satpam di lokasi, sehingga membuat orang bisa masuk dan keluar dengan bebas, bahkan sampai terjadi peristiwa pemerkosaan.

“Yang jelas kami sangat prihatin dengan kejadian pemerkosaan terhadap perawat di Namrole, Kabupaten Buru Selatan, dan ini menandakan bahwa tingkat kekerasan terhadap perempuan ini meningkat baik secara kuantitatif atau kualitatif dan ini harus semakin mendapat perhatian," ujarnya.

Untuk itu, Saadiah menilai, regulasi peraturan daerah yang sudah ditetapkan DPRD Provinsi Maluku agar diterapkan. Sebab, di dalam poin-poin itu mengatur bagaimana perlindungan dan penyelenggaraan kekerasan terhadap perempuan dan anak diikutkan dengan langkah pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.

Upaya ini harus dilakukan dinas-dinas terkait agar diberikan porsi perhatian sehingga tindakan preventif bisa diikutkan.

Kasus pemerkosaan seorang perawat di RS Namrole terjadi pekan lalu ketika korban sedang beristirahat di ruang apotek. Tanpa diduga, datanglah pelaku RP berpura-pura hendak membeli obat.

Tersangka RP yang telah diringkus polisi ini kemudian menutup mulut korban dan mencekik lehernya hingga pingsan. Selanjutnya, RP melakukan pemerkosaan terhadap korban.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500