Suasana rumah Risma, perempuan yang tewas di tangan suaminya sendiri. Foto: Erwin maulana/Kriminologi.id

Risma Sitinjak Kerap Bertengkar dengan Suami Sebelum Tewas

Estimasi Baca:
Selasa, 14 Ags 2018 18:45:29 WIB

Kriminologi.id - Risma Sintinjak (30), perempuan yang tewas di tangan suaminya, Zeri Sitompul (28), diketahui kerap bertengkar dengan suaminya di rumah kontrakan tersebut. Bahkan warga sekitar pernah menegur keduanya karena keributan itu dinilai mengganggu tetangga yang lain.

Agus, seorang hansip di RT 05/05, Kelurahan Sukatani mengatakan selama mengenal Risma, Ia tidak pernah menemukan masalah pada dirinya. Namun suami istri tersebut kerap terdengar keributan.

“Tiap suaminya pulang jadinya malah ribut-ribut. Pernah suatu kali suaminya ngajakin dia ribut, karena udah malem saya datengin dia, saya bilang 'ini udah malen, jangan ribut-ribut malu sama tetangga',”tutur Agus kepada Kriminologi.id saaat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Namun Agus mengaku dirinya malah dimarahi oleh Zeri. Waktu itu merupakan terakhir kalinya Agus mendatangi rumah tersebut sebelum Risma ditemukan tewas.

Sementara itu menurut Yuyun Yunengsih (41) pemilik kontrakan yang ditempati Risma mengenal korban sebagai sosok perempuan yang ramah dan pekerja keras. Yuyun mengaku tidak mengetahui lebih lanjut tentang hubungan kedua pasangan suami istri tersebut.

Yuyun menceritakan, Risma dan suaminya baru mengontrak rumah miliknya sejak 2 bulan. Saat Risma menyewa rumah kontrakan itu, Yuyun mengakui bahwa Risma tidak mengajak suaminya.

Yuyun menambahkan, ketika bertemu dengan Risma, Ia tidak bertemu dengan suaminya, Zeri Sitompul serta kedua anaknya. Kendati demikian, Yuyun melihat ada keramahan dalam diri Risma.

“Dia cerita punya 2 anak, yang pertama umur 5 tahun, yang kedua 3 tahun, tapi katanya dititipin di keluarganya si Zeri. Pas ketemu orangnya baik, ramah banget, enak diajak ngobrol," tutur Yuyun.

Risma Sitinjak ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Jalan Ciherang, Tapos, Depok, pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Awal penemuan jasad Risma, dari salah satu teman korban yakni Arga. 

Pada malam itu, Arga hendak mendatangi Risma di kontrakannya karena ia mendapat informasi dari Mona jika didatangi Risma lewat mimpi.

Melalui mimpi itu, keduanya lalu mengunjungi korban di rumah kontraknya. Namun di rumah kontrakan itukeduanya melihat pagar dalam keadaan tergembok. Salah satu saksi kemudian melompat pagar dan membuka paksa pintu kontrakannya.

Reporter: Erwin Maulana
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500