Salma, korban penyekapan dan perampokan di Kemayoran, Jakarta Pusat (10/09/2018). Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Salma Nabila Korban Penyekapan di Kemayoran Banyak Sayatan pada Tangan

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 17:15:04 WIB

Kriminologi.id - Wanita korban penyekapan dan perampokan di Kemayoran, Jakarta Pusat bernama Salma Nabila (20) mengalami luka di sekujur tubuhnya. 

Pegawai di restoran cepat saji itu mengalami luka benjol di dahi akibat getokan pakai botol. 

Lengan kiri pun terdapat luka bekas sayatan lebih dari tiga. 

Perampok yang berjumlah dua orang itu kabur membawa handphone dan dompet berisi uang tunai Rp 70 ribu setelah menyekap Salma. 

Luka sayatan di lengan Salma, korban penyekapan dan perampokan di Kemayoran
Luka sayatan di lengan Salma, korban penyekapan dan perampokan di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Perampok masuk ke rumahnya di Jalan Berlian III, Sumur Batu, Kemayoran, dengan mendobrak pintu. 

"Pas mereka masuk, mereka ga tau kalau ada Salma di dalam. Pas ngeliat Salma, mereka langsung kaget, langsung bekap Salma dan di hempaskan ke belakang," ujar Salma kepada Kriminologi.id, Senin, 10 September 2018. 

Salma menceritakan perampokan itu terjadi usai dirinya selesai melipat baju di ruang tengah. Saat itu, dirinya terlelap tidur dan mendapatkan lampu rumah mati. 

Ia sama sekali tidak curiga lampu mati hanya dua menit yang kemudian kembali menyala. Setelah lampu menyala kembali, terdengar suara dobrakan pintu depan rumahnya.

penyekapan sumur batu kemayoran
Lokasi lingkungan tempat tinggal Salma, korban penyekapan dan perampokan di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kedua garong pun masuk dengan perlahan dan menganggap rumah tersebut dalam keadaan kosong.

Perampok itu kemudian menyekap Salma di kamarnya. Posisi badan ditidurkan di atas kasur dengan mulut di tutup tangan satu pelaku.

Salma mengaku tidak ada pelcehan seks yang dialaminya selama peristiwa itu berlangsung. Pelaku lain bertindak mengobrak abrik rumah Salma, mencari barang berharga.

Selama di sekap, Salma kerap memberontak dan mencoba berteriak meminta tolong. Karena memberontak, perampok tersebut memukul jidat Salma dengan botol saus. 

Tidak hanya itu, perampok juga sempat menusukkan golok ke perutnya. 

"Sempat ditusuk tusuk cuman ga tidak apa. Mungkin karena goloknya tumpul," lanjutnya.

Penyiksaan belum berhenti di situ. Perampok juga menyayat tangan kanan Salma menggunakan pecahan beling. Hal itu dikarenakan Salma kerap memberontak saat dibekap.

"Terus dengar pecahan botol di belakang. Kayanya itu botol minyak tawon. Dia ngebeset beset tangan Salma pakai pecahan botol itu," ujarnya.

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500