Sebelum Bunuh Diri, Hani Pacaran Dengan Kekasihnya Pulang Jam 12 Malam

Estimasi Baca :

H, perempuan berusia 16 tahun yang tewas gantung diri di Kabupaten Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id - Kriminologi.id
H, perempuan berusia 16 tahun yang tewas gantung diri di Kabupaten Bekasi. Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id
Sebelum meninggal dunia secara mengenaskan, wanita muda 16 tahun itu sempat bermalam minggu bersama kekasihnya.

Kriminologi.id - Teka-teki kematian wanita muda Hani (HN), yang tewas gantung diri di sebuah rumah kosong di Perumahan Wahana Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), mulai terungkap.

Sebelum meninggal dunia secara mengenaskan, wanita muda 16 tahun itu sempat bermalam minggu bersama kekasihnya.

Hal itu diungkapkan salah satu warga Blok G Perumahan Wahana Pondok Ungu, Babelan Kota, Kabupaten Bekasi, sebut saja Ita. Ia kaget melihat HN tewas bunuh diri.

Kata Ita, malam sebelum kejadian bunuh diri, HN terlihat begitu bahagia usai bermalam mingguan bersama kekasihnya yang juga warga Babelan, Kabupaten Bekasi.

"Saya lihat itu dia baru balik jam 12 malem pulang pacaran, biasa-biasa saja kelihatan senang," kata Ita kepada Kriminologi.id di lokasi Ita gantung diri, Selasa, 8 Mei 2018.

Keesokan harinya aktifitas HN seperti biasa, mulai pagi mengajak main keponakanya yang masih berusia tujuh tahun di lapangan tepat di dekat ia ditemukan tewas gantung diri.

"Sampe jam 10 itu normal aja, jam 11 dia ke warung buat jajan, abis itu pulang lagi, tapi jam 12.30 WIB HN malah ditemukan tewas tergantung," katanya.

Lokasi penemuan anak perempuan berusia 16 tahun yang ditemukan tewas akibat gantung diri di Wahana Pondok Ungu, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (07/05/2018). Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id
Lokasi penemuan anak perempuan berusia 16 tahun yang ditemukan tewas akibat gantung diri di Wahana Pondok Ungu, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (07/05/2018). Foto: Rahmat Kurnia/Kriminologi.id

Sebelumnya HN ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah kosong. Peristiwa itu terjadi di perumahan Wahana Pondok Ungu, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin, 7 Mei 2018 siang. Polisi masih menyelidiki motif remaja berusia 16 tahun itu bunuh diri.

Menurut Ketua RT 10, Karyanto, mayat HN pertama kali ditemukan beberapa warga yang mengambil alat kerja bakti di rumah keluarga HN. Melihat pintu sudah terbuka, mereka langsung masuk melalui pintu depan.

"Pas sampai di kamar belakang warga ngeliat HN sudah tergantung, tali disangkutin di lubang jendela. Ngeliat itu langsung itu warga teriak minta tolong, langsung warga pada datang ke lokasi," kata Karyanto saat dikonfirmasi, Senin, 7 Mei 2018.

Menurut Karyanto, Hani baru beberapa tahun tinggal kawasan Pondok Ungu. Ia sendiri mengaku tak mengenal baik HN.

HN merupakan seorang remaja yang putus sekolah. Sehari-hari ia tinggal bersama dengan saudaranya. Sementara kedua orang tuanya sudah lama berpisah. Ibunya meninggal beberapa tahun lalu, sedangkan bapaknya berada di Ciamis, Jawa Barat.

Karyanto mengatakan, Hani kerap terlihat bermain dengan teman-temanya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Hani jarang bermain dengan teman seusianya.

"Mainnya sama anak-anak SD, karena di sini jarang anak-anak SMP. Dia tidak mau sekolah, walaupun warga sini sudah menawarinya. Secara umum, dia tampak sehat, baik Rohani maupun Jasmani," katanya.

Kasi Humas Polsek Babelan, Brigadir Anwar Fadillah mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

"Masih dalam penyelidikan penyebabnya (bunuh diri)," ujar Anwar saat dihubungi, Senin, 7 Mei 2018. DM

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Sebelum Bunuh Diri, Hani Pacaran Dengan Kekasihnya Pulang Jam 12 Malam

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu