RK, perempuan yang ditemukan tewas di dalam kardus di Medan. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sebelum Dibungkus Kardus, Rika Karina Dihabisi di Rumah Kakak Iparnya

Estimasi Baca:
Kamis, 7 Jun 2018 13:35:14 WIB

Kriminologi.id - Sebelum ditemukan tewas terbungkus kardus di atas motor Honda Scoopy, nyawa Rika Karina terlebih dahulu dihabisi di rumah kakak iparnya, Hendri alias Ahen, di Jalan Platina Perumahan Ivory No 1 M. Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli. Rika dibunuh pada Selasa, 5 Juni 2018 sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, peristiwa pembunuhan yang menimpa wanita berusia 21 tahun itu bermula ketika korban datang ke rumah Hendri. Saat itu, keduanya terlibat cekcok mulut karena perjanjian jual beli kosmetik. 

Menurut pengakuan tersangka Hendri kepada polisi, korban Rika hingga saat tewas dibunuh belum memberikan kosmetik yang dijualnya kepada tersangka. Padahal, tersangka Hendri sudah membayar uang sebesar Rp 4,2 juta kepada Rika. Pembayaran tersebut, kata Hendri, dilakukan sekitar tanggal 31 Mei 2018 di Milenium Plaza, tempat Rika bekerja. 

Setelah terjadi cekcok mulut, tersangka yang gelap mata kemudian menganiaya Rika. Oleh Hendri, kepala Rika dibenturkan beberapa kali ke dinding rumah. Selanjutnya, Hendri menikam leher Rika menggunakan pisau. Belum puas sampai di situ, Hendri kembali menganiaya dengan menyayat pergelangan tangan Rika hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Mengetahui adik iparnya tewas, Hendri kemudian memasukkan jasad korban ke dalam koper berbahan kain. Selanjutnya, koper berisi mayat itu dibungkus kardus berukuran besar. Agar tak jebol, pelaku melakban kardus itu banyak-banyak. 

Usai terbungkus rapi, jasad korban ditaruh pelaku di atas sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BK 5875 ABM. Motor tersebut lalu dikendarai pelaku sampai ke Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Medan Barat, Sumatera Utara. Tepat di samping Gereja HKBP Ampera, pelaku meninggalkan motor tersebut dalam keadaan mesin mati. 

Tak lama berselang, pelaku akhirnya berhasil ditangkap tim gabungan dari Jatanras Polda Sumatera Utara, Jatanras Polrestabes Medan, dan Unit Reskrim Polsek Medan Barat saat penggerebekan di rumahnya. Polisi menangkap pelaku setelah mencocokkan rekaman CCTV dengan laporan warga yang mengetahui pelaku mengendarai sepeda motor yang membawa kardus. 

Dari hasil interogasi polisi, Hendri mengakui perbuatannya membunuh Rika. Kepada tersangka, polisi meminta ditunjukkan barang bukti yang ternyata telah di buang oleh pelaku. Di tengah pencarian barang bukti, tersangka mencoba melarikan diri dengan melawan petugas. Akibatnya, polisi menindak tegas tersangka dengan cara melumpuhkan kaki sebelah kanan. TD

Reporter: Tito Dirhantoro
Penulis: Tito Dirhantoro
KOMENTAR
500/500