Sebelum Dibunuh, Jumiati Sempat Jalan Bareng dengan Pelaku

Estimasi Baca :

Polres Bantul menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya pelaku pembunuhan wanita di Bantul, Foto: Ist - Kriminologi.id
Polres Bantul menggelar konferensi pers terkait tertangkapnya pelaku pembunuhan wanita di Bantul, Foto: Ist

Kriminologi.id - Kepolisian Resor Bantul akhirnya membekuk pelaku Supriyono bin Rejo Pawiro (47) atas tindakan pembunuhan terhadap seorang wanita yakni Jumiati (33), warga Dusun Depok, Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Korban ditemukan tewas dengan luka di bagian kepala di bulak sawah Dusun Cepoko, Trirenggo, Bantul.

Kepala Resor Bantul AKBP Sahat M. Hasibuan kepada Kriminologi.id memaparkan, pihaknya telah menangkap pelaku pada Sabtu, 2 Juni 2018 sekitar pukul 16.00 WIB. Saat pemeriksaan, pelaku mengakui telah menghilangkan nyawa korban.

Sahat mengatakan, pelaku, warga Mandungan II 002/26 Margoluwih, Seyegan, Sleman, mengenal korban melalui media sosial Facebook.

"Keduanya sempat jalan berdua dan berbuka puasa bersama sekitar tanggal 25 Mei 2018. Sebelumnya, sekitar 5 hari sebelumnya, mereka berkenalan," kata Sahat pada Senin, 4 Juni 2018 melalui sambungan telepon selularnya.

Sahat menjelaskan, keduanya kemudian sempat berbuka puasa bersama lagi pada 29 Mei 2018. Setelah itu, mereka berdua mengendarai motor Scoopy milik korban dengan nopol AB 6354 GM. Motor milik pelaku diparkirkan di RS PKU Muhammadiyah Bantul.

"Mungkin di situ ada cekcok dan jam 21.00 WIB pelaku mau mengantar korban ke rumah korban, mereka sempat berhenti di Desa Cepoko dan dan disitulah korban dipukul dengan menggunakan balok kayu di bagian kepala," kata Sahat.

Sahat menjelaskan, pihaknya menemukan keganjilan di lapangan, sebab, saat petugas datang ke TKP, ada sebuah balok yang terletak di sebelah mayat korban.

"Karena penemuan mayat ini janggal, di sebelahnya ada balok, kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi. Hasilnya menyebutkan ada benturan benda tumpul dan ada pendarahan di kepala. Dari situ, berdasarkan pemeriksaan para saksi dan petunjuk, tim opsnal satreskrim langsung bekerja keras dan akhirnya dapatlah pelaku ini," kata Sahat.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/5b14fa0e55456-1528101390-0afd7d657f177e8a072a53b2b626c394.jpg

Sejak penangkapan pada Sabtu lalu, hingga kini pihaknya masih mendalami kasus pembunuhan yang menewaskan seorang wanita berjilbab ini. Sahat mengatakan, pihaknya masih mencari motif dan jumlah pelaku yang melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban tewas.

"Kami masih mendalami, apakah keduanya ada hubungan asmara, apakah ada niat untuk merampas harta korban, ini masih kami dalami terus. Baru kemarin itu kami laksanakan penangkapannya, dengan proses ini siapa tahu dapat terungkap apakah ada pelaku lain atau dia hanya sendiri, dan motifnya apa," kata Sahat.

Dari penangkapan terhadap pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yakni satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hitam kombinasi coklat milik korban, sebuah helm warna ungu, dan sebuah telepon selular jenis Samsung J1s.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/5b14fa6bf3774-1528101483-0afd7d657f177e8a072a53b2b626c394.jpg

Atas tindakan pelaku, petugas menjeratnya dengan 3 pasal berlapis, yakni Pasal 339 tentang pembunuhan dengan pemberatan, Pasal 340 tentang pembunuhan berencana, dan Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman penjara minimal 15 tahun.

Sebelumnya diberitakan, seorang mayat wanita berjilbab ditemukan tewas di Bulak Sawah Dusun Cepoko, Desa Trirenggo, Kecamatan Bantul, Bantul, Jawa Tengah, Rabu, 30 Mei 2018 pagi tadi. Pada bagian kepala korban terdapat luka benda tumpul.

Saat ditemukan korban menggunakan celana jins warna biru dan kaos lengan pendek warna coklat kuning. Selain itu, mayat wanita ini juga melekat jaket warna merah dan jilbab dengan warna senada dengan kaosnya, yakni coklat dan kaos kaki merah, dan mengenakan sepatu krem. DM

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Sebelum Dibunuh, Jumiati Sempat Jalan Bareng dengan Pelaku

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu