Ilustrasi korban tewas terjatuh dari lantai 16 Apartemen Easton Park Jatinangor, Ilustrasi: Pixabay

Sebelum Loncat dari Apartemen Jatinangor, LA Sering Mencoba Bunuh Diri

Estimasi Baca:
Sabtu, 14 Jul 2018 13:00:48 WIB

Kriminologi.id - Kematian LA, wanita yang terjun bebas dari balkon lantai 16 Apartemen Easton Park Jatinganor, Jawa Barat membuka cerita lain. Wanita muda berusia 24 tahun itu diketahui sering melakukan tindakan percobaan bunuh diri. 

"Ada keterangan saksi yang merupakan rekannya, mengatakan bahwa korban sering melakukan percobaan bunuh diri," kata Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo kepada Kriminologi.id, Sabtu, 14 Juli 2018.

Terkait dengan seberapa sering korban LA ini melakukan percobaan bunuh diri, Hartoyo mengatakanhal itu masih didalami oleh petugas kepolisian.

"Kami masih dalami berapa kali korban ini pernah melakukan percobaan bunuh diri," ujar Hartoyo.

Saat ini, pihak kepolisian masih menggali terkait motif korban LA melakukan aksi melompat dari lantai 16 pada Jumat dini hari kemarin. 

Untuk menelusuri motifnya, Hartoyo mengatakan, pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi. Menurutnya, dari keterangan para saksi, pihaknya akan dapat mengetahui motif dari korban LA melakukan tindakan bunuh diri di apartemen itu.

Meski belum berhasil membongkar motif bunuh dirinya, namun pihak kepolisian sudah mengantongi dugaan adanya masalah percintaan yang dialami oleh korban LA.

"Masalah pribadi, informasi yang kami dapatkan memang adanya masalah percintaan segitiga. Namun kami belum pastikan, baru sebatas dugaan," paparnya.

Atas tindakan bunuh diri ini, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Sumedang, terungkap bahwa bahwa tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Akibat terjatuh dari ketinggia,  LA mengalami patah kaki dan pecah di bagian kepala.

LA jatuh dari balkon di lantai 16 Apartemen Easton Park Jatinangor itu pada Jumat, 13 Juli 2018 sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat itu korban LA bersama EBS dan saudari S sedang berada di kamar 1745 lantai 17. Ketiganya sedang makan nasi goreng. Namun, secara tiba-tiba tanpa diketahui saksi, korban telah berada di balkon lantai 16.

Mengetahui kejadian tersebut, EBS langsung turun ke lantai 16 menghampiri korban. Setelah berada di lantai 16 bersama EBS korban mengatakan ingin mengakhiri hidupnya dalam keadaan posisi bergelantung di pagar balkon lantai 16. Ia kemudian menjatuhkan diri hingga tubuhnya tergeletak di lantai dasar. YH | RZ

KOMENTAR
500/500