Stefanus Sering Menginap di Rumah Laura dan Kerap Pulang Pagi

Estimasi Baca :

Ilustrasi pembunuhan pasangan. Ilustrasi: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi pembunuhan pasangan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Salah satu tetangga Laura, Yanto mengaku tidak mengenal dekat Stefanus. Meski begitu, ia mengaku kerap melihat Stefanus menginap di rumah Laura, Jalan Alaydrus No 69, Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. 

"Kalau pacarnya sering nginep di rumahnya non Lola," katanya kepada Kriminologi.id, Minggu, 6 Mei 2018. 

Ketika pertama kali bertemu dengannya, ia menambahkan, Stefanus langsung menunjukkan sikap tidak suka dan mencurigai Yanto. Hal itu karena Yanto menanyakan keperluan Stefanus berkunjung ke rumah Laura.

"Pas pertama ketemu sama saya, saya datengin dia, nanya-nanya, ya saya sih sebagai warga sini ya wajar nanya karena kan ia orang baru. Eh, tiba-tiba dia curiga ke saya, "bapak siapa nanya-nanya segala", gitu kata dia. Saya jawab "lah saya mah emang warga sini, saya ngelihat situ mau masuk rumah non Lola ada apa". Pas saya lagi adu mulut sama dia, non Lola dateng, ya sudah saya jelasin, dia juga ngerti," ujar Yanto.

Yanto menambahkan, Stefanus sendiri merupakan sosok yang tidak terlalu akrab dengan ayah kandung Laura, Hartanto. Ketika Stefanus mendatangi rumah calon istrinya, ia kerap tidak berbicara banyak dengan Hartanto.

"Kalau sama bapaknya non Laura sih dia kurang akrab. Kadang kalau lagi datang ke rumahnya non Laura, pacarnya maen nyelonong aja. Engga lama kemudian pergi lagi ke luar sama non Laura. Pulangnya kadang malem, kadang besoknya lagi," ujar Yanto.

Yanto kembali menceritakan, Stefanus bahkan mempunyai kunci pagar rumah kediaman Laura. Jika Laura lama membukakan pagar rumahnya, Stefanus turun dari mobil dan membukakan pagarnya.

"Cowoknya punya kunci pagar rumah non Laura. Tiap dateng ke rumahnya, kalau non Laura lama keluar, dia sendiri yang turun terus bukain paarnya. Engga tahu juga dia dapet kunci pagarnya dari mana, engga tahu dari non Laura enggak tahu dia sendiri yang ngeduplikat kunci pagarnya," imbuh Yanto.

Kapolsek Tambora Iver son Manossoh mengungkapkan, Laura dan Stefanus akan menikah pada Agustus mendatang. Bahkan keduanya sudah melakukan foto pra-wedding pada 2 Mei kemarin.

"Rencana menikah kan nanti pada bulan Agustus. Mereka sudah melaksanakan pra-wedding pada hari Rabu, 2 Mei 2018, tepat sehari sebelum calon istrinya dibunuh oleh calon suaminya," kata Iverson kepada Kriminologi.id, Minggu, 6 Mei 2018.

Ia menjelaskan, sebelum tewas dibunuh dan dibakar, Laura dan Stefanus terlibat cekcok mulut. Permasalahan utama keduanya ribut adalah Laura yang menuding keleuarga Stefanus tidak ikut andil dalam pendanaan rencana pernikahan keduanya.

"Karena biaya pernikahan Rp 250 juta seluruhnya ditanggung pihak keluarga perempuan. Korban (Laura) sebagai pihak perempuan terus-terusan menyinggung masalah tersebut sehingga tersangka (Stefanus) sebagai calon suami membunuhnya," katanya.

Pembunuhan itu terjadi saat keduanya cekcok mulut. Saat itu, Laura marah besar terhadap Stefanus. Tak mampu membendung emosi, Laura beranjak ke kamarnya dan menodongkan pisau.

Di hadapan Stefanus, Laura mengancam akan membunuhnya. Ancaman itu membuat emosi Stefanus ikut tersulut. Akhirnya, ia merebut pisau dari genggaman pacarnya lalu menusuknya hingga tewas.

Belum puas setelah menusuk calon istrinya, Stefanus juga membakar mayat Laura. Setelah membakarnya, Stefanus membuang mayat Laura di pesisir pantai Desa Karang Serang, Sukadiri, Tangerang. Mayat korban ditemukan warga sekitar beberapa jam kemudian. 

Laura (41) tewas dibunuh calon suaminya sendiri Stefanus (25) di Jalan Alaydrus No 69, Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis, 3 Mei 2018 sekitar pukul 13.00 WIB.

Mayat Lauraa yang bersimbah darah ini dibakar lalu dibawa menggunakan mobil pribadinya ke Pantai Karang Serang, Sukadiri, Tangerang. Mayat korban ditemukan warga sekitar beberapa jam kemudian.  DM

Baca Selengkapnya

Home Renata Wanita Stefanus Sering Menginap di Rumah Laura dan Kerap Pulang Pagi

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu