Ilustrasi Mayat, Foto: Frepik

Suami Cekik Istri Hingga Tewas di Depok karena Dituding Selingkuh

Estimasi Baca:
Selasa, 14 Ags 2018 15:15:31 WIB

Kriminologi.id - Suami mencekik istri bernama Risma Sitinjak (30) hingga tewas di dalam kontrakan di Jalan Ciherang, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu, 11 Agustus 2018. 

Yeremi Sitompul, suami yang tega membunuh istrinya karena dituding telah berselingkuh dengan teman sekolah SMP-nya. Sebelum tewas, ia dan istrinya itu sempat cekcok.

"Saya cemburu karena istri saya selingkuh. Dia selingkuh dengan teman SMP-nya," kata Yeremi di Mapolresta Depok, Selasa, 14 Agustus 2018.

Yeremi mengatakan, selain rasa cemburunya, ia membunuh istrinya karena persoalan utang. Dirinya mengaku memiliki utang hingga Rp 100 juta. 

"Saya cekik dia hingga meninggal dan saya ambil perhiasan dan anting. Langsung saya tinggalkan," ujarnya.

Dia juga mengatakan, selama menjalin bahtera rumah tangga dengan korban, keduanya kerap ribut. Keributan juga berujung beberapa kali pisah ranjang yang dimulai sejak 2011.

Dari pernikahannya itu, Yeremi dan korban dikaruniai dua anak perempuan, masing-masing berusia di bawah umur.

Keterangan yang sama disampaikan Kasat Reskrim Polresta Depok, Kompol Bintoro. Ia mengatakan, motif pembunuhan yang dilakukan ZR terhadap korban adalah karena persoalan asmara dan utang.

"Pelaku melihat korban pelukan dengan temannya. Sehingga membuat pelaku cemburu dan menghabisi nyawa istrinya hingga meninggal dunia lalu mengambil perhiasan korban," ujar Bintoro.

Risma Sitinjak (30), wanita muda yang jasadnya ditemukan di dalam kontrakan di Jalan Ciherang, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat pada Sabtu, 11 Agustus 2018. 

Awal penemuan jasad Risma ini, Bintoro melanjutkan, dari salah satu teman korban yakni Arga. Pada malam itu, Arga hendak mendatangi Risma di kontrakannya karena ia mendapat informasi dari Mona kalau ia didatangi Risma lewat mimpi.

Melihat kondisi Risma yang sudah tak bernyawa, Bintoro melanjutkan, keduanya langsung meminta pertolongan warga dan menghubungi polisi.

Setelah menerima laporan warga, tim identifikasi Polresta Depok kemudian menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Saat jasad ditemukan, tubuh korban sudah dalam kondisi bengkak. Dari hasil pemeriksaan sementara, Bintoro menjelaskan, terdapat kejanggalan atas kematian Risma Sitinjak. 

Polisi menjerat Yeremi dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman pasal ini adalah hukuman pidana maksimal 10 tahun penjara. 

Reporter: Erwin Maulana
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500