Shanann Watts (34) dan dua anaknya yang berusia 3 dan 4 tahun ditemukan tewas di Kota Frederick, Colorado, Ameriksa Serikat, Kamis, 16 Agustus 2018, Foto: Twitter Matt Mauro

Suami Diduga Bunuh Istri yang Tengah Hamil dan 2 Putrinya

Estimasi Baca:
Jumat, 17 Ags 2018 18:27:11 WIB

Kriminologi.id - Seorang wanita bernama Shanann Watts (34) dan dua anaknya yang berusia tiga dan empat tahun ditemukan tewas di Kota Frederick, Colorado, Ameriksa Serikat. Demikian terungkap dalam sidang yang digelar Kamis, 16 Agustus 2018.

Nahasnya, Shanann Watts tewas dalam keadaan hamil. Ketiga korban diduga dibunuh ayah mereka sekaligus suami Shanann, Chris Watts (33).

Shanann dan dua putrinya, Celeste dan Bella Watts dilaporkan hilang pada Senin, 13 Agustus 2018. Penemuan ketiga mayat diketahui berkat laporan seorang dokter kandungan Shanann yang menyebut wanita itu tidak mengangkat telpon darinya. Shanann dan dokter tersebut telah berjanji sebelumnya untuk mengecek kandungan. 

Polisi diberitahu salah satu teman wanita Shanann dan kemudian melakukan pemeriksaan di mana mereka hanya menemukan ponsel, dompet dan kuncinya. Demikian ditulis Foxnews.com.

Pada Rabu, 15 Agustus 2018, ketika FBI dan Biro Investigasi Colorado melakukan pencarian, Chris Watts, kepada wartawan, mengaku trauma atas menghilangnya istri dan anaknya dan berharap selamat.

Chris Watts mengatakan, ia ingin istri dan anak-anaknya kembali. Ia menambahkan, istri dan anak-anaknya adalah "hidupnya" dan "senyum mereka menyinari hidupku."

Namun demikian, kepada wartawan ia mengaku memiliki "percakapan emosional" pada malam sebelum istrinya menghilang. Hanya saja dia tidak menjelaskan lebih lanjut tentang pertengkaran dengan istrinya itu.

Dilansir cbsnews.com, Chris Watts akhirnya ditangkap pada Rabu, 15 Agustus 2018 setelah menemukan bukti pria itu terkait dengan kasus tersebut. Ia menghadapi tiga dakwaan masing-masing pembunuhan tingkat pertama dan pengrusakan barang bukti.

"Ini benar-benar hasil terburuk yang bisa kita bayangkan, dan saya pikir hati kita hancur untuk kota Frederick sama seperti siapa pun," kata polisi.

Jaksa mengatakan pada sidang Kamis, 16 Agustus 2018, ketiga korban tewas di dalam rumah mereka. Chris Watts muncul di Pengadilan Kabupaten Weld di mana dia diborgol dan mengenakan pakaian penjara oranye. Ia akan mengikuti persidangan pekan depan. Dia ditahan tanpa ikatan.

Bukti pembayaran gaji Chris Watts menunjukkan, dia bekerja untuk sebuah perusahaan pada 2015. Juru bicara perusahaan itu, Jennifer Brice mengatakan, Chris Watts tidak lagi bekerja di sana.

Brice menolak memberikan informasi lain. Ia menambahkan, perusahaan mereka ikut kecewa dengan apa yang dilakukan Chris Watts dan mendukung agar kasus ini dituntaskan.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500